oleh

Ratusan Busway Tak Layak Jalan di Ibukota

busPOSKOTA.CO – Sebanyak 200 dari 700 unit armada busway yang beroperasi di ibukota ternyata tidak layak jalan. Kondisi armada yang bobrok itu telah menyebabkan sejumlah insiden mulai dari mogok hingga terbakar yang sangat membahayakan nyawa penumpangnya.

Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Kosasih, mengatakan ratusan armada tidak layak jalan itu beroperasi di 12 koridor. Hanya 450 unit bus saja yang dalam kondisi baik, 100 bus kondisinya sedang dan 200 unit lainnya rusak. “Dari 700 bus, 200 harus diganti,” paparnya, di Balaikota, Kamis (11/9).

Idealnya, jumlah armada Transjakarta 1.300 unit, sehingga maksimal melayani penumpang. Karena itu, selain bakal meremajakan bus yang tidak layak jalan, pihaknya juga akan menambah armada. “Selambat-lambatnya dalam dua tahun ke depan kita akan membeli sekitar 850 bus lagi,” tukasnya.

Namun sebelum membeli, pihaknya akan menyiapkan spesifikasi bus. Keinginannya bus yang dioperasikan nantinya memiliki standar internasional.

Pembelian bus kali ini pun akan melihat ketersediaan suku cadang di Indonesia. Sehingga bila terjadi kerusakan bisa cepat diperbaiki. Hal tersebut disampaikan kepada operator, karena sebagian pengadaan bus juga akan dilakukan oleh mereka.

LIMA PERUSAHAAN

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar, mengatakan dalam waktu dekat diperkirakan sudah ada penandatanganan kontrak penambahan armada. Ditargetkan pada tahun depan jumlah bus Transjakarta sudah bertambah. “Sekarang proses pengadaan. Armada baru sekitar 600 unit,” tandasnya.

Untuk operator, Akbar mengungkapkan akan tetap mempercayakan lima perusahaan angkutan umum mengoperasikan Transjakarta seperti Damri, Bianglala, Andalan, Ekasari Lorena dan PPD. Alasannya, perusahaan tersebut selama ini bekerja cukup baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *