oleh

Jadilah Rendah Hati dan Jangan Mengkritik Orang Lain

iNDAHNYA hidup tanpa narkoba
iNDAHNYA hidup tanpa narkoba

POSKOTA.CO – Lihatlah catatan rohani Anda setiap hari dan renungkan apakah tindakan yang Anda lakukan sudah baik. Apakah perbuatan baiknya lebih sedikit dari perbuatan buruk, apakah kita masih dipenuhi oleh ketamakan, kemarahan, dan kebencian, jika demikian maka kita tahu bahwa kita harus malu terhadap diri sendiri.

Dengan demikian secara berangsur-angsur kita akan menjadi semakin rendah hati dan tidak berani mengecam orang lain karena kita dapat melihat bahwa kita sendiri penuh noda. Jika kaki kita sendiri terendam lumpur, bagaimana mungkin kita berani menggunakan senter menyoroti kaki orang lain. Dengan cara ini maka sifat keakuan kita akan berkurang.

Kalau tidak, Anda boleh tinggal di sini dan saya akan memaki Anda setiap hari agar ego Anda berkurang, karena di sini tidak ada tempat untuk sembunyi. Saya akan menggali ke luar semua kekurangan Anda setiap hari dan menguraikannya terus-menerus. Dengan begitu Anda tidak akan berani lagi memiliki sifat keakuan.

Tetapi, sifat rendah hati dan rendah diri merupakan dua hal yang berbeda. Apa yang dinamakan penyakit rendah diri adalah berbeda. Itu berarti seseorang merasa dirinya sungguh rendah dan tidak berguna. Saya berteriak dan memarahi Anda, namun di dalam hati ada cinta kasih, dukungan, dan berkah.

Tapi, di luar sana, orang mencemooh Anda karena mereka mempunyai kekayaan dan kedudukan. Demi kepentingan diri sendiri, mereka membuat hidup kita sengsara, menghancurkan hati kita hingga berkeping-keping, dan merusak rasa percaya diri kita.

Jadi, kedua sifat itu berbeda. Sifat rendah diri bersaing dengan kita sedangkan sifat rendah hati membantu kita menghilangkan sifat keakuan kita. Kemarahan yang diberikan oleh sifat rendah hati terkandung cinta kasih yang tersembunyi. Jadi, kita kadang merasakan aroma wewangian yang menyegarkan, kenyamanan, suasana yang penuh kasih sayang.

Kadang meskipun Anda telah dimarahi oleh seseorang, tetapi Anda selalu merindukan orang tersebut. Anda tidak bisa melupakannya, tidak juga membencinya. Tapi di luar sana, meskipun orang menggunakan perkataan yang manis, kita masih merasa takut terhadap mereka.

Kita takut mereka mungkin menyusun rencana untuk menipu kita. Kita merasa bahwa mereka mengancam kita, seolah-olah mereka memiliki belati tersembunyi yang siap menikam kita.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *