
POSKOTA.CO – Muhamad Ridwan Lubis,21, dan Agus Setiawan,40, keduanya dikenal sebagai preman Monas Jakpus dibekuk petugas serse di emperan Stasiun KA Gambir, Sabtu malam.
Keduanya diduga kuat sebagai pembunuh M. Yamin yang mayatnya ditemukan di bawah Tugu pembebasan Irian. Motifnya salah satu pelaku cemburu dengan korban karena kerap duduk mesra dengan janda tengah baya yang akrab disapa Susi padahal nama aslinya Maemunah.
Muhamad Yamin yang akrab disapa Amin,20, asal Semarang, Jawa Tengah, tewas di bawah Tugu Pembebsan Irian, dengan kondisi mengenaskan luka tikam dan sayatan benda tajam di wajah dalam kondisi ke dua tangan terikat tali rapiah serta kepala remuk seperti dihantam benda tumpul.
Susi, dikalangan preman Gambir-Monas diketahui sebagai cem-ceman kedua pelaku. Amin dihabisi ketika dipergoki duduk bersama Susi, lalu didatangi tiga pelaku. “Satu pelaku yang bernama Novi masih dalam pengejaran,” ujar Kasat Serse.
Kasat Serse Polres Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja,SIK, MSI, menuturkan aksi keji dilakukan kedua preman tersebut berawal dari cemburu.
M Yamin, sempat kabur menyelamatkan diri, namun pelaku sudah dibakar cemburu membuat Lubis jadi gelap mata dan terus mengejarnya. Kepala korban dihantam potongan besi.
Dalam kondisi sekarat tergeletak di aspal, lalu diikat Agus Setiawan dengan tali lalu ditinggal begitu saja. Jasad korban ditemukan petugas kebersihan taman .







Komentar