oleh

Polisi Akan Tindak Debet Collector Pembunuh TNI AL

kawanan rampok bank  - sapuji-
kawanan rampok bank – sapuji-

POSKOTA.CO- Polda Metro Jaya meminta kepada warga untuk melaporkan bila menjadi korban pemerasan, atau perampasan oleh debet collector, bila motornya ditarik ditengah jalan.

Pasalnya, debet collector tidak memiliki hak untuk menarik motor milik konsumen, kecuali mendapatkan izin dari leasing dengan dibekali surat. “ Sesuai ketentuan undang-undang(UU) tidak boleh mencegat atau menstop dan mengambil motor, karena bisa melanggar pidana.Kecuali kayawan yang mendapatkan surat dari leasing, diluar itu melanggar hukum,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat(21/11).

Pernyataan Rikwanto terkait tewasnya anggota Polisi Militer TNI AL Kopral Satu Sugiyarto, karena menjadi korban pengeroyokan, dan pembacokan yang dilakukan sembilan orang debet collector di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis(20/11) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Para pelaku juga menganiaya teman korban bernama Amin hingga luka berat. Aparat Polrestro Jakarta Timur berhasil menangkap para pelaku pengeroyokan.” Sembilan orang sudah kita tangkap,” ujar Rikwanto.

Rikwanto menjelaskan, kasus tersebut bermula ketika Amin yang melintas dilokasi kejadian dengan mengendarai motor, tiba-tiba dihentikan oleh sembilan tersangka dengan alasan menunggak pembayaran cicilan motor.

Ketika motor akan ditarik oleh para pelaku Amin menghubungi Kopral Satu Sugiyarto, dan terjadi cekcokmulut antara korban dengan para tersangka, dan terjadi pengeroyokan dan pembacokan sehingga korban tewas dilokasi. Tersangka juga kembali menganiaya Amin hingga terluka berat.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *