oleh

Pasutri Otaki Perampokan Rumah Majikan

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO-Aparat Subdit Reserse dan Mobile, Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya menangkap pasangan suami istri (pasutri) Mualimin alias Imin dan Nasekhatul Khasanah alias Seha, yang diduga menjadi otak perampokan di rumah majikan tersangka dengan berpura-pura menjadi pembantu rumah tangga(PRT).

“ Mereka berkomplot merampok rumah majikannya, dan menguras harta benda lalu kabur,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Heru Pranoto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa(28/10).

Dijelaskan, kedua tersangka beraksi dibantu Sumarno, Sukimin alias Gimin alias Pakde, Sumarto alias Uda alias Vito alias Iwan.

Tersangka lain Bedun, Rohim dan Ci’um masih buron. Modusnya, Nasekhatul Khasanah alias Seha yang bekerja sebagai pembantu di rumah Rieny Marlina di Jalan Cempaka Raya Blok E2 N014, Sawah Barat, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 2 Oktober 2014 mulai beraksi ketika majikannya sedang tidak berada di rumah dan memanggil Mualimin alias Imin.

Para tersangka membawa kabur brangkas berisi 1,5 kg emas.” Brangkas tersebut dibawa ke rumah tersangka Sukiman di Depok, emas tersebut dijual kepada seorang penadah bernama Sumarto sebesar Rp 200 juta.

Kemudian, uangnya dibagi-bagikan,” tutur Heru. Akibatnya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *