
POSKOTA.CO – Gara-gara kurang memberikan uang Rp1.000, seorang mahasiswa Zulfikar Madjid,21, tewas dikeroyok oleh sejumlah pengamen yang sedang mabuk minuman keras(miras).
Aparat Polrestabes Jogjakarta berhasil meringkus FS,32, dan BS,27, dan memburu tersangka lainnya. “ tersangka masih kita periksa secara intensip,” kata Kapolresta Yogyakarta Kombes R Slamet Santoso, Selasa(19/8).
Dikatakannya, peristiwa pengeroyokan bermula ketika Zulfikar Madjid mahasiswa asal Halmahera Tengah, Malaku ini tengah kongkow-kongkow dengan temannya di monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta, tiba-tiba korban bersama temannya didatangi empat pengamen.
Usai melantungkan beberapa lagu, para pengamen tersebut meminta uang. Namun, oleh korban diberi Rp 5 ribu.Rupanya, para pelaku meminta uang kekurangan Rp 1.000.Permintaan itu ditolak dan terjadi cek-cok mulut antara korban dengan para pelaku.
Kemudian, para pelaku mengejar korban dan teman-temannya.Naas korban tertangkap, dan menjadi bulan-bulanan para tersangka dengan menggunakan balok dan bamboo. Warga sempat melarikan korban ke Rumah Sakit(RS) Sarjito Yogyakarta.Namun, nyawa korban tidak dapat tertolong.(sapuji)







Komentar