oleh

BENTURKAN KEPALA ISTRI KE TEMBOK DIGELANDANG POLISI

dianiaya suamiPOSKOTA.CO – Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memproses hukum LP,34, seorang suami warga Kecamatan Tenayan Raya yang tega menganiaya istrinya, SM,39, dengan membenturkan kepala korban ke dinding.

“Kasus ini dilaporkan terjadi pada Sabtu (28/6) dan baru dilaporkan sehari setelahnya atau pada Minggu (29/6),” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo kepada pers di Pekanbaru, Senin siang.

Menurut laporan korban, kejadian tindak penganiayaan itu berawal ketika SM mengajak suaminya, pelaku, ke rumah orang tuanya dengan maksud untuk meminta maaf jelang Ramadhan.

Namun kata korban, ketika itu pelaku tidak mau dengan alasan telah lama dilupakan oleh orangtuanya itu hingga berfikir sebagai “anak yang terbuang”.

“Saya anak terbuang dari keluarga dan masalah saya belum selesai sama kami,” kata pelaku ketika itu seperti disampaikan korban di kepolisian.

Saat itu juga, korban mengaku menjawab pernyataan pelaku namun kemudian LP emosi dengan memaki korban hingga melakukan penganiayaan.

“Saya dipukul menggunakan tas dan membenturkan wajah saya ke dinding sehingga bengkak,” kata korban.

Saat ini, kata AKBP Guntur, kasusnya masih dalam proses di Polresta Pekanbaru dan jika terbukti pelaku akan dikenakan pasal tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT).

Menurut catatan kepolisian daerah setempat, kasus KDRT kerap terjadi bahkan hampir setiap hari dilaporkan ke sejumlah Polres di tiap kabupaten/kota.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *