oleh

4 PENGANIAYA POLISI SOLO DENGAN PEDANG DIRINGKUS

borgol2POSKOTA.CO – Kepolisian Resor Kota Surakarta mengungkap kasus penganiayaan terhadap korban anggora Polri dari Polsek Jebres, Sang Saka Wibisono di Jalan Pakel Sumber, Banjarsari Solo.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Iriansyah melalui Kasat Reskrim Kompol Guntur Saputro, di Solo, Senin, mengatakan pihaknya berhasil membekuk empat pelaku yang diduga terlibat penganiayaan korban hingga mengalami luka-luka, pada 14 Juni 2014, sekitar pukul 02.30 WIB.

Menurut Guntur Saputro, keempat tersangka tersebut yakni Yanuar (28) alias Gendut warga Sawahan Baru T 05 RT 05/IX Purbayan Sukoharjo, Deni alias Gepeng (32) warga Baturan RT 2/5 Colomadu Karanganyar, Isti Setyaningrum (33) warga Perumnas Ngringo Jalan Jeruk 3 nomor 60 RT 3/21 Jaten Karanganyar, dan Guntur alias Bledeg (24)warga Sumber RT01/04 Sumber Banjarsari Solo.

Menurut dia, peristiwa tersebut berawal dari korban yang datang ke lokasi kejadian karena dimintai tolong oleh temannya untuk mendamai atau menyelesaikan masalah tersangka.

Korban berboncengan dengan temannya ke lokasi kejadian. Korban masih di atas sepeda motornya langsung dipukul oleh Deni alias Gepeng dengan menggunakan keling hingga terjatuh. Korban bangun kembali langsung didekap tersangka lainnya yakni Yanuar dan dipukuli tersangka Gepeng.borgol

Tersangka lain, Guntur alias Bledeg kemudian mengambil pedang dan disabetkan mengenai mengenai korban. Korban sudah berteriak kalau dirinya seorang polisi, tetapi tersangka Gepeng justru mengatakan tidak mau tahu korban polisi.

Pedang yang dibawa Guntur alias Bledeg kemudian diminta oleh Gepeng dan disabetkan berkali-kali ke bagian kepala korban hingga terluka cukup parah.

Namun, korban tertolong oleh warga setempat yang mengetahui adanya ribut-ribut dan diteriaki maling. Keempat pelaku langsung kebur meninggalkan lokasi kejadian.

“Kami setelah mendapat laporan kejadian penganiayaan langsung ke lokasi melakukan mengejaran terhadap pelaku,” kata Kasat Reskrim.

Menurut dia, setelah dilakukan penyelidikan dan keterangan para saksi, polisi pertama berhasil menangkap Yanuar alias Gendut di rumahnya. Polisi melakukan pengembangkan mengejar ketiga pelaku yang diduga sudah di luar kota.

“Kami membentuk dua tim untuk pengejaran. Kami berhasil menangkap dua tersangka di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (22/6),” katanya.

Dua tersangka yang berhasil dibekuk di Tanjung Perak Surabaya, Deni alias Gepeng dengan Isti. Keduanya akan kabur dengan menumpang kapal ke Jayapura, tetapi petugas berhasil membekuknya.

Selain itu, polisi juga berhasil membekuk satu tersangka lainnya, Guntur alias Bledeg di Cimahi Jawa Barat, Rabu (25/6) dan dibawa ke Solo untuk proses hukum.

Tersangka Isti mengaku kejadian tersebut berawal dari dirinya yang menemani Reza dan temannya Boncel asal Sragen sebagai pemadu karaoke di kawasan Jebres. Reza dan Boncel mengantar ke rumah kostnya di Sumber.

Isti di tempat kostnya diajak oleh Reza untuk melayani berhubungan seperti suami istri, tetapi dia tidak mau membayar sesuai yang dijanjikan. Isti kemudian meghubungi tersangka Deni alias Gepeng dan kedua temannya lainnya, Guntur dan Yanuar.

Reza kemudian diminta menemui Isti, Gepeng dan dua temanya laibnya Jalan Pakel Sumber, Banjarsari Solo. Reza diduga kemudian minta tolong korban untuk mendamaikan.

Atas perbuatan tersangka dijerat pasal 170 ayat (2) KUHP, tentang kekerasan terhadap orang, perbuatannya menyebabkan luka berat, diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *