
Akibat luapan kali tersebut, semua siswa sekolah yang berada di kawasan tersebut diliburkan. Jumlah jiwa yang kini nerada di pengungsian mencapai 2000 orang termasuk anak-anak dan orangtua. “Di wilayah Payungsekaki Desa Kualu ketinggian air hampir mencapai semeter,” kata Harun, warga yang ditemui di mpengungsian.
Direktur NGO SPIRIT International, Usamah Khan, ST.MT, Jumat (22/01/2016) kepada Poskota.co, pihaknya melakukan quick assesmen (pendataan cepat) keperluan korban banjir di Desa Kualu, Kecamatan Tambang pada hari ke-3 banjir.
Dari data yang dikumpulkan, keperluan mendesak korban banjir diantaranya beras, obat diare, air bersih untuk minum sampai pampers dan susu untuk bayi juga diperlukan pakain dalam baik pria maupun wanita. “Termasuk pembalut sangat dibutuhkan,” tandasnya. darmansyah







Komentar