oleh

Kampanye Pilkada di Balik Hikmah Corona

Dibalik musibah selalu ada hikmah. Begitu pun halnya musibah atas pandemi Covid-19 ternyata juga punya hikmah atas akan dilaksanakannya Pilkada Serentak di 9 Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota.

Hikmahnya adalah,  akan banyak usaha kecil menengah (UKM) yang memproduksi masker untuk dibagikan oleh para cakada ( calon kepala daerah)  kepada masyarakat saat kampanye nanti.  Dengan demikian,  ekonomi kerakyatan akan bergerak.

Setidaknya hal seperti itulah yang diharapkan Mendagri Tito Karnavian,  saat acara silaturahmi bersama tokoh masyarakat di Hotel Grand Aston, Medan, Kamis (2/7/2020).

Jadi jika pada Pilkada sebelumnya APK ( Alat Peraga Kampanye)  lebih didominasi poster,  spanduk dan baliho,  kini akan didominasi masker bergambar Cakada.  Itu lebih bermanfaat ketimbang spanduk,  poster atau baliho yang pada akhirnya hanya jadi sampah.

Dan satu hal yang paling penting buat para Cakada hindari politik uang. Semakin besar anda berpolitik uang semakin besar niat anda untuk, bukan saja balik modal, tapi mencari kelebihan dari modal yang anda keluarkan.

Misalkan saat Pilkada anda keluar modal Rp 50 M, anda pastinya gak mau modal itu balik dengan jumlah yang sama, setidaknya harus ada lebihnya. Lantas dengan cara apa anda melakukan semua itu? ‘ mengutak-atik’ anggaran atau menjual beli jabatan? Atau memanfaatkan jabatan anda untuk kepentingan pribadi?

Itu kalau anda terpilih? Bagaimana kalau anda gagal? Harta anda habis, hutang anda seleher. Syukur anda gak jadi stress, gila atau bunuh diri.

Pandemi Covid -19 memberi hikmah bagi kita semua, khususnya para calon kepala daerah, untuk berkampanye dengan cara lain, yang bukan saja memberi manfaat buat rakyat, tapi juga bisa bersama-sama membunuh ‘mahluk’ bernama Corona. Semoga. ( agus suzana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *