oleh

Terminal dan Stasiun ‘Tempat Paling Ambyar’ Didi Kempot

POSKOTA.CO – Meninggalnya Didi Kempot mengejutkan masyarakat Indonesia. Pasalnya, penyanyi berjuluk ‘The Godfather of Broken Heart’ ini tak mengeluhkan rasa sakit dan nampak sehat. Penyanyi yang dekat dengan terminal bus dan stasiun kereta api ini menjadikan dua tempat ini sendiri menjadi zona paling galau baginya Didi Kempot.

Terminal Tirtonadi milik Didi Kempot bisa dibilang salah satu lagu campursari yang cukup kondang. Lagu tersebut berlatar belakang Terminal Bus Tirtonadi di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Lagu ini mengisahkan tentang perpisahan sepasang kekasih. Terminal Tirtonadi menjadi tempat berpisahnya pasangan kekasih.

Stasiun Balapan juga menjadi tempat terfavorit karena mampu menjadikan lagu yang booming di awal karir sang maestro. Didi menceritakan makna di balik lagu tersebut. Lagu itu, jelasnya, bercerita tentang sebuah kesetiaan yang diingkari. Pada suatu waktu ada seseorang yang pamit baik-baik kepada kekasihnya untuk menuju ke sebuah kota. Sang kekasih lantas mengantarkan ke stasiun sambil menangis melepas keberangkatannya.

Didi dikenal sebagai salah satu musikus tanah air yang sangat produktif. Sekira 700 lagu pernah ditulisnya, yang sebagian besar mengisahkan perasaan sakit hati dan menggunakan lirik bahasa Jawa.

Menurut Didi, bahasa Jawa dipilih sebagai lirik lantaran ingin melestarikan budaya di sekitarnya. Melalui hal itu pula, dia juga berharap pada musisi di daerah lainnya agar selalu merawat budaya atau lagu tradisional setempat. (sin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *