NAGOYA – Suntikan motivasi dari Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto melalui video call sebelum pertandingan membawa dampak positif terhadap penampilan atlet sanda Indonesia yang berlaga pada cabang olahraga wushu di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Tiga atlet sanda andalan Merah Putih yakni Thania Kusumaningtyas, Fereddy Sinaga, dan Reindra Nada Guitara memastikan tiket ke semifinal setelah mengalahkan lawan-lawannya pada pertandingan babak perempat final yang berlangsung di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Selasa (22/9/2026).
Turun di kelas 60kg putri, Thania, panggilan karibnya, tampil memukau. Dia dengan mudah mengalahkan Shakzoda Azatova dari Uzbekistan dengan skor 2-0.
Kesuksesan Thania diikuti Fereddy Sinaga yang turun di kelas 65kg putra. Fereddy yang tampil agresif meraih kemenangan mutlak (over skor) atas Enkhtuvshin Erdenebayar dari Mongolia.
Kemenangan yang sama juga dicetak Reindra Nada Guitara yang tampil di kelas 60kg putra. Reindra, panggilan karibnya, menang over skore atas Bayrammyrat Annamyradov dari Turkmenistan.
Dalam pertandingan semifinal yang dimainkan Rabu (23/9/2026), Thania akan menghadapi Roshibina Devi Naorem yang mengalahkan Man Sin Chu dari Macao di perempat final.
Lalu, Fereddy berhadapan dengan Van Tam Dinh dari Vietnam yang mengalahkan Ullah Amin dari Pakistan di perempat final. Sedangkan Reindra Nada Guitara ketemu Van Doan Hua dari Vietnam yang mengalahkan Bayrammyrat Annamyradov dari Turkmenistan.
Sayangnya langkah ketiganya gagal diikuti Samuel Marbun yang tampil di kelas 65kg putra. Peraih medai emas SEA Games Thailand 2025 ini harus mengakui keunggulan Hamid Ashrafi dari Afganistan. Lalu, Jumanta kalah dari Muhammad Khalid Hotak dari Afganistan di kelas 70kg putra. Dan, Tharisa Dea Florentina kalah dari Jennat Akter dari Bangladesh di kelas 52kg putri.
“Kita sudah meloloskan tiga atet sanda ke semifinal. Otomatis wushu sudah dipastikan akan menambah tiga medali perunggu lagi. Makanya, kita mohon doa dari masyaraat Indonesia agar mereka bisa tampil di final untuk membuka peluang mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Merah Putih,” kata Wakil Ketua Umum PB WI, Gunawan Tjokro.
Menurut Gunawan, keberhasilan Thania, Fereddy dan Bintang ke semifinal tersebut menunjukkan perkembangan prestasi atlet sanda Indonesia sudah mengikuti prestasi yang dicapai atlet Taolu selama ini.
“Kini, peluang kita mempersembahkan medali bagi Kontingen Indonesia tidak hanya di Taolo tetapi atlet sanda juga telah membuktikan kemampuannya.
Semua ini terjadi karena komitmen PB WI menjalankan program pembinaan berkesinambungan,” jelas Gunawan Tjokro.
Sebelum tampil atlet sanda Indonesia sempat dihubungi Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto yang memberikan semangat melalui video call lewat telepon selular Gunawan Tjokro. Dalam pesannya Menko Perekonomian ini meminta seluruh atlet sanda Indonesia berjuang untuk bisa mempersembahkan medali bagi Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“Saya berharap atlet sanda bisa tampil maksimal. Ini kesempatan untuk bisa membuktikan kemampuan dan mempersembahkan medali untuk Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026,” kata Airlangga Hartarto. (dk/jo)







Komentar