POSKOTA.CO – Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Ke-46 Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sudah resmi dibuka Bupati Kuningan di Aula Hotel Purnama Mulia pada Rabu (3/3/2021).
Pembukaan yang dilaksanakan secara simbolis itu langsung dilakukan Bupati Kuningan dengan pemukulan bedug, disaksikan sejumlah pejabat penting unsur pimpinan pemerintah daerah, para camat, jajaran panitia penyelenggara, para pemuka agama dan tokoh ulama, peserta STQH serta sejumlah tamu kehormatan.
Agenda rutin tahunan tersebut memiliki tema ‘Terciptanya Generasi Qurani dalam Mewujudkan Kuningan Agamis di Masa Pandemi’.
Bupati Kuningan H Acep Purnama SH, MH pada kegiatan itu menyampaikan, STQH bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran untuk dibaca, dihayati, dimaknai dan diamalkan. “STQH ini memiliki makna penting bagi kita semua sebab secara berkelanjutan memberi nilai dan manfaat besar terutama bagi para peserta itu sendiri,” ucapnya.
Dijelaskan Acep, rangkaian kegiatan STQH biasanya berjalan secara bertahap. “Mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten sampai ke tingkat nasional bahkan internasional,” terangnya.
Untuk itu Bupati berharap agar pelaksanaan STQH di Kabupaten Kuningan terus meningkat kualitasnya sehingga mampu melahirkan dan mencetak duta-duta STQH yang mampu berprestasi pada ajang lebih tinggi sehingga dapat mengharumkan nama daerah.
Selain itu Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap Panitia Penyelenggara STQH, Bagian Kesra Setda Kuningan, LPTQ, Kementerian Agama dan seluruh pihak yang telah bekerja keras dan bekerjasama memberikan dukungan bagi suksesnya agenda besar tersebut.
Sementara itu Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Drs H Dadi Hariadi MSi mewakili Ketua Umum LPTQ Kabupaten Kuningan, dalam laporan menyebut STQH Ke-46 Tahun 2021 diikuti sebanyak 256 kafilah peserta.
Dikatakannya, para peserta merupakan perwakilan dari setiap kecamatan yang akan bertemu pada 8 kecabangan dari 10 kategori lomba. “Tempat STQH ini terbagi di tujuh masjid dan satu Aula terdekat di sekitar Kota Kuningan,” rinci Dadi.
Dijelaskan juga, dua kecabangan lomba tidak dapat dilaksanakan, yakni tafsir dan hadis dikarenakan waktu terbatas dalam masa pandemi Corona. “Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hanya satu hari,” ungkapnya.
Hal penting lain, Dadi menekankan, agar seluruh peserta, panitia dan semua pihak yang terlibat patuh menerapkan protokol kesehatan Covid-19. “Menggunakan masker, mencuci tangan dengan baik dan selalu menjaga jarak,” pungkasnya berpesan. (cep)







Komentar