JAKARTA- Ketua Panitia Pelaksana pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung, Albin Laurent, menyebut peluang laga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) mencapai 99 persen. Menurutnya, para pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses perizinan telah memberikan persetujuan secara lisan dan itu juga diiringgi dengan Rapat Koordinasi pengamanan Persija vs Persib oleh Polda Metro Jaya, Rabu siang (10/09).
Meski demikian, Albin menegaskan bahwa panitia tetap menunggu dokumen tertulis sebelum pertandingan berlangsung. Persetujuan lisan menjadi perkembangan positif, tetapi surat resmi tetap diperlukan sebagai dasar legalitas penyelenggaraan.
“Kalau saya mungkin berpegang 99 persen terlaksananya pertandingan di GBK. Kenapa saya bilang 99 persen? Biar bagaimana juga, secara lisan semua pemangku kepentingan dalam proses perizinan semua sudah menyatakan oke, tapi saya secara pribadi tetap mengharapkan bahwa ada surat hitam di atas putihnya,” ujar Albin.
Pertandingan Persija menghadapi Persib dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (12/9/2026). Persiapan laga tersebut menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi lintas instansi yang melibatkan pihak keamanan dan sejumlah pemangku kepentingan.
Albin menyambut baik pelaksanaan rapat koordinasi tersebut. Ia menilai keterlibatan lintas instansi memberikan ruang bagi para pihak untuk menyampaikan persoalan, strategi, serta masukan terkait penyelenggaraan pertandingan.
Ia juga mengapresiasi Karo Ops Polda Metro Jaya yang memimpin jalannya rapat. Menurut Albin, pembahasan berlangsung komunikatif dan memberi kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pandangan.
“Karena lintas instansi, semua stakeholder-nya juga diajak. Kemudian, secara pimpinan sidangnya, Karo Ops menurut saya luar biasa, karena sangat komunikatif, sangat mendengar bagaimana keluh kesah ataupun strategi apa yang diterapkan,” katanya.
Albin menyebut pimpinan rapat turut memberikan masukan berdasarkan pengalaman menangani persoalan suporter di wilayah penugasan sebelumnya. Masukan tersebut menjadi bahan perbaikan dalam mempersiapkan pertandingan.
Ia juga mengapresiasi upaya pihak keamanan dan pemerintah daerah dalam memfasilitasi proses persiapan hingga rapat koordinasi dapat terlaksana.
Di tengah optimisme penyelenggaraan, Albin menekankan pentingnya rekomendasi tertulis. Menurutnya, dokumen tersebut membuktikan legalitas pertandingan sekaligus menjadi bagian dari persyaratan penyelenggaraan kompetisi.
“Karena surat itu membuktikan legalitas suatu penyelenggaraan pertandingan,” tuturnya.
Karena itu, ia berharap rekomendasi yang diperlukan dapat terbit sebelum hari pertandingan. Pernyataan peluang 99 persen tersebut merupakan penilaian Albin terhadap perkembangan koordinasi, sementara kelengkapan dokumen resmi masih dinantikan.
Albin menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya beserta jajaran, Pangdam Jaya beserta jajaran, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah lainnya di Jakarta.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada manajemen Persija dan The Jakmania yang dinilainya memiliki peran penting dalam mendukung persiapan pertandingan.
Albin turut menyinggung dinamika hubungan suporter dengan manajemen sangat erat sekali. Bekerja sama antara managemen dan supporter yakni The Jakmania pada khususnya merupakan hal yang terbaik dan positif untuk tim Persija juga.
Meski demikian, ia berharap perbedaan yang ada dapat diminimalkan melalui tujuan bersama, yakni mendukung terselenggaranya pertandingan Persija melawan Persib di Jakarta, khususnya di GBK.
Harapan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar seluruh pihak mengambil peran dalam menciptakan suasana pertandingan yang aman dan tertib.
Albin mengingatkan bahwa keberhasilan pertandingan tidak hanya bergantung pada kesiapan panitia dan aparat. Kepatuhan suporter serta penonton terhadap aturan juga menentukan efektivitas rencana pengamanan.
“Sebaik-baiknya rencana pengamanan yang datang dari pihak kepolisian dan kepanitiaan akan menjadi sia-sia kalau teman-teman The Jak, suporter, penonton tidak berjalan di koridor yang sudah ditetapkan dan di rencanakan,” tegasnya.
Ia meminta seluruh penonton mengikuti ketentuan dan imbauan yang disampaikan pihak keamanan maupun panitia. Dukungan suporter diharapkan berjalan beriringan dengan ketertiban sepanjang penyelenggaraan pertandingan.
Seruan “Sama-sama Jaga Jakarta” menjadi pesan bagi seluruh pihak agar pertandingan Persija melawan Persib dapat berlangsung aman dan lancar. Rivalitas di lapangan diharapkan tetap disertai tanggung jawab bersama dalam menjaga situasi di luar pertandingan. (Bu/fs)







Komentar