oleh

Menpora Erick Thohir Apresiasi Wacana Transformasi KONI Pusat Terapkan PON hanya Pertandingkan Cabor Olimpiade

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir mengapresiasi langkah transformasi yang dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, khususnya wacana penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang yang hanya mempertandingkan cabang olahraga (cabor) Olimpiade.

Hal itu disampaikan Menpora Erick seusai kunjungan bertemu Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, di Jakarta, Kamis (3/12/2025).

Menurut Menpora Erick, terobosan tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat fondasi olahraga prestasi di Tanah Air.Namun ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, KONI dan NOC Indonesia untuk membangun program bersama yang lebih efisien, terukur dan terarah untuk jadi satu kesatuan.

“KONI , pemerintah dan stage holder olahraga harus bersatu dan memiliki program bersama. Pemerintah mendukung transformasi yang dilakukan KONI karena ini bagian dari efisiensi anggaran yang tepat sasaran,” ucsp Erick.

Menpora Erick juga menyoroti perlunya penyederhanaan regulasi olahraga, yang saat ini masih terlalu banyak dan tumpang tindih. “Saya meminta masukan dari KONI Pusat untuk meringkas atau deregulasi 191 aturan peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) yang ada. Jangan sampai kita mengeluarkan regulasi yang kontraproduktif,” ujarnya.

Ditambahkan Menpora Erick, ekosistem dsn penganggaran olahraga nasional tidak dapat bertumpu pada pemerintah saja. Keterlibatan swasta dan pemangku kepentingan lain mutlak diperlukan untuk memperkuat industri olahraga Indonesia.

“Ekosistem olahraga tidak mungkin berjalan hanya dengan pendanaan pemerintah saja. Swasta dan para pemangku kepentingan lainnya harus ikut terlibat,” tuturnya.

Menpora Erick juga menyampaikan sejumlah kebijakan strategis sedang dipersiapkan, termasuk revisi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), perluasan beasiswa LPDP bagi atlet sejak jenjang SMA, serta kolaborasi lintas kementerian dalam pengelolaan sarana olahraga seperti stadion sepak bola. (dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *