oleh

Sambangi KM Labobar Wamenhub dan Wamen PANRB Pantau Puncak Arus Mudik di Tanjung Priok

JAKARTA – Wakil Menteri Perhubungan Suntana dan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Purwadi Arianto mengujungi Pelabuhan Tanjung guna melihat kesiapan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) dalam mengahadapi arus mudik Lebaran lewat Kapal Laut.

Rombongan menaiki KM Labobar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu (18/3) dan disambut oleh Direktur Utama PELNI Tri Andayani dan jajaran Direksi PELNI.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Teuku Faisal Fathani, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok Heru Susanto, dan Kepala Cabang PELNI Jakarta Antonius L. Gaol.

Dalam kesempatan ini, Wamen PANRB Purwadi Arianto dan Wamenhub Suntana mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung puncak arus mudik Lebaran melalui transportasi kapal laut serta memastikan kesiapan operasional PELNI dalam melayani penumpang selama periode angkutan Lebaran. PELNI berperan menyediakan transportasi laut yang aman dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama mudik.

Para wakil menteri ini menyampaikan pesan kepada PELNI agar terus memberikan layanan terbaik yang responsif, humanis dan akuntabel, sehingga setiap perjalanan penumpang dapat berlangsung dengan nyaman, serta selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan pelayaran.

Direktur Utama PELNI atau akrab disapa Anda menyampaikan bahwa dalam menghadapi arus mudik Lebaran, PELNI terus meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan, termasuk melalui transformasi digital yang berorientasi pada kemudahan akses dan kenyamanan penumpang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wamen PANRB dan Wamenhub ke KM Labobar hari ini. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan komitmen PELNI dalam memberikan pelayanan yang semakin baik dan mudah diakses,” ujar Anda.

Anda juga menyampaikan dalam survei kepuasan pelanggan yang dilakukan PELNI dari tahun 2022 hingga 2025 secara konsisten berada pada kategori sangat puas.

“Pada tahun 2022–2024, PELNI Mobile hanya mendukung pemesanan tiket digital. Kemudian pada 2025, kami menambahkan fitur check-in dan cetak e-boarding pass. Di tahun 2026 ini, fitur refund online dan transfer tiket juga akan segera diimplementasikan. Sementara untuk jumlah pengguna aplikasi terus mengalami peningkatan, dari 447.127 user pada 2024 menjadi 531.485 user pada 2025 atau naik sekitar 18,9%,” terang Anda.

Adapun transaksi melalui PELNI Mobile juga melonjak signifikan, dari hanya 1.484 transaksi pada 2022 menjadi 679.906 transaksi pada 2025 atau meningkat lebih dari 45.700%. Transformasi ini membuktikan bahwa PELNI semakin memudahkan akses masyarakat dalam menggunakan layanan kapal PELNI.

“Kunjungan hari ini dari WamenPANRB dan Wamenhub menjadi pengingat bagi kami bahwa tugas PELNI bukan hanya mengoperasikan kapal, melainkan menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menghubungkan Nusantara melalui akses transportasi yang merata dan mudah dijangkau,” tambah Anda.

*Puncak Arus Mudik Kapal PELNI, Penumpang Tembus 28 Ribu Orang*

PELNI mencatat puncak arus mudik Lebaran 1447 H terjadi pada hari ini, Rabu (18/3). Berdasarkan data per 18 Maret 2026, sebanyak 28.078 penumpang dijadwalkan melakukan perjalanan menggunakan kapal PELNI.

Anda menyampaikan realisasi penumpang hari ini melampaui proyeksi awal yaitu 27.350 penumpang atau meningkat sekitar 2,7 persen.

Tercatat 28.078 penumpang akan berangkat dengan kapal PELNI, sementara total penumpang dari 6 hingga 18 Maret 2026 telah mencapai 253.208 orang. Angka tersebut terdiri dari 226.897 penumpang kapal penumpang dan 26.311 penumpang kapal perintis,” ujar Anda.

Sedangkan total penjualan tiket kapal PELNI selama periode Angkutan Lebaran sejak 6 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 424.836 tiket, atau sekitar 56,5% dari total ketersediaan tiket yaitu 751.550 pax. Kami memprediksi penjualan tiket ini masih akan terus bertambah seiring dengan periode mudik Lebaran PELNI. (aji/d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *