oleh

Neneng Jalankan Operasi Caesar Anak Kedua Biayanya Ditanggung Program JKN

JAKARTA-Bukan hanya anak pertama, namun Neneng (37) berhasil menjalankan operasi lahiran caesar anak ke duanya. Tanpa perlu berpikir panjang, kepesertaannya dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini telah menjadi andalan di kala sang keluarga perlu mendapatkan fasilitas kesehatan. Dengan itu, Neneng dan suami tidak perlu pusing dan pikir panjang untuk menggunakan Program JKN sebagai jaminan kesehatan keluarganya, mulai dari sakit ringan yang diderita hingga proses berobat lanjutan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Proses saat saya menjalani lahiran dengan operasi caesar sangat mudah dengan Program JKN. Saya diperhatikan selayaknya ibu hamil sebagai pasien prioritas. Proses awal konsultasi di Fasilitas Kesehatan (Faskes) tampat saya terdaftar, hingga perlu rujukan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut juga sangat mudah. Semua ditangani dengan sigap oleh petugas kesehatan. Saya diberikan informasi dan arahan alur pelayanan yang jelas. Dokter yang bertugas juga memberikan saran terbaik untuk ibu hamil. Perhatian yang mereka berikan yang menjadi salah satu kesan baik dalam pengalaman saya selama proses kehamilan,” ujar Neneng.

Dengan pengalaman yang telah ia rasakan sebelumnya, Neneng semakin meningkatkan kepercayaannya terhadap Program JKN. Ia melihat peningkatan pelayanan bagi para peserta JKN. Proses yang cepat juga semakin terlihat dalam era transformasi mutu layanan.

Dengan penyesuaian Program JKN terhadap era teknologi saat ini, Neneng dan keluarga merasa lebih terbantu terutama dalam proses pendaftaran melalui Aplikasi Mobile JKN dengan mengambil nomor antrean secara online, sehingga ia tidak perlu duduk berlama-lama di Faskes. Ia hanya perlu menunggu antrean dari rumah dan datang ke Faskes sesuai dengan jadwal praktik dokter yang telah ia daftarkan sebelumnya lewat Mobile JKN.

Dari Alat Kesehatan dan Obat-obatan Dijamin JKN

“Sudah cukup lama saya menjadi peserta Program JKN ini. Saya dan suami sejak awal sudah sepakat untuk memastikan kepesertaan JKN kami sekeluarga tetap aktif, bahkan sejak anak saya baru lahir. Dengan pelayanan petugas yang sangat ramah ini sangat mempengaruhi saya sebagai ibu hamil pada saat itu untuk tetap tenang selama proses persalinan. Selain itu, kebutuhan saya juga terpenuhi dari alat kesehatan hingga vitamin dan obat-obatan yang diresepkan dokter semua tersedia dan dijamin penuh oleh Program JKN,” cerita Neneng saat ditemui di kediamannya di wilayah Jakarta Barat.

Neneng juga memberikan rekomendasi kepada sejumlah kerabat dan keluarga terkait betapa besar manfaat yang diterima sebagai peserta JKN. Dengan pengalamannya dalam mendapatkan manfaat dan jaminan penuh Program JKN, hingga kontrol rutin setelah kelahiran yang juga ditanggung penuh Program JKN ini membuat Neneng tidak ragu menyampaikan rekomendasinya itu. Ditambah lagi, proses yang tidak berbelit-belit dan menjadi ketakutan sejumlah orang yang belum terdaftar sebagai peserta JKN dan belum merasakan manfaatnya itu Neneng patahkan.

“Semuanya gratis. Lantas apa lagi yang perlu diragukan? Mulai dari konsultasi awal kehamilan saya, proses persalinan, obat-obatan, bahkan kontrol rutin setelah persalinan saja semua dijamin penuh oleh Program JKN. Menurut saya, masyarakat lain perlu merasakan manfaat yang sama saat sedang membutuhkan. Proses pendaftaran sebagai peserta JKN saja mudah. Semua informasi juga diberikan secara jelas, sehingga kami tidak perlu bingung terkait alurnya. Semoga semakin banyak manfaat tambahan lainnya yang semakin mempermudah peserta JKN dalam mendapatkan fasilitas kesehatan. Pemerintah telah menyuguhkan manfaat Program JKN dan kami merasakan sepenuhnya,” katanya. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *