POSKOTA.CO – Seluruh jajaran lintas Komponen Project Implementing Unit (PIU) dan Program Penguatan Pemerintah dan Pembangunan Desa (P3PD) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri diharapkan harus memahami substansi Implementation Support Mission-V (ISM-V) yang dikeluarkan oleh Bank Dunia.
“Saya berharap semua peserta di jajaran lintas Komponen PIU dan P3PD Bina Pemdes harus fokus mengikuti koordinasi dan memahami substansi ISM-V yang disampaikan atau dipaparkan perwakilan Bank Dunia terkait status dan beberapa data kunci serta tujuan yang harus dicapai,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Dr Yusharto Huntoyungo, dalam keterangan tertulis yang diterima POSKOTA.CO, Selasa (27/9/2022).
Kegiatan atau pemaparan ISM-V yang disampaikan Bank Dunia tentunya sangat penting karena muat status, data kunci dan tujuan yang harus dicapai dalam program tersebut agar semua memiliki persepsi dan pemahaman yang setara dalam pelaksanaan tugasnya mendatang.

Menurut Yusharto, kesetaraan persepsi dan pemahaman yang kita peroleh nantinya tentu dapat mengidentifikasi hal-hal kritis dan strategis sebagai implikasi substansi ISM-V yang dapat menjadi masukan dalam merancang AWPB di tahun-tahun mendatang.
“Hasil pertemuan pemaparan ISM-V diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan untuk mengembangkan forum-forum informal guna mempererat hubungan antarpemeran P3PD, sehingga dapat mendorong terciptanya koordinasi dan sinkronisasi kegiatan yang harmonis untuk mencapai KPI Program P3PD yang telah ditetapkan,” tuturnya.
Selain itu, tambah Yusharto, pertemuan ini diharapkan dapat berjalan dengan suasana kerja yang terbuka, kondusif dan produktif untuk mempercepat tercapainya keberhasilan tujuan P3PD yang diharapkan seluruh lapisan masyarakat di masa mendatang. (*/anton)







Komentar