oleh

Buka Rakernas I PAN 2026, Zulhas Soroti Konflik Gaza hingga Dampak Krisis Energi

JAKARTA – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku prihatin melihat situasi geopolitik dunia yang semakin memanas. Bahkan, ia mengungkapkan kerap sulit tidur ketika menyaksikan konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Zulhas saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PAN 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (31/3/2026). Dalam pidatonya, Zulhas menyoroti eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, serta penderitaan rakyat Gaza, Palestina yang dinilainya sudah melampaui batas kemanusiaan.

“Saya kadang-kadang susah tidur kalau lihat Amerika-Israel menyerang Iran. Di luar nalar, di luar batas-batas kita sebagai manusia. Saya kira ini sudah biadab, apalagi yang terjadi pada rakyat Palestina di Gaza. Kita tidak bisa apa-apa selain doa,” ujar Zulhas di hadapan para kader PAN, sebagaimana dilansir dari keterangan yang didapat media ini, Selasa (31/3/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pangan itu menilai, ketegangan di Timur Tengah bukan sekadar persoalan politik. Menurutnya, konflik tersebut sudah memicu dampak besar ke berbagai negara di dunia, mulai dari Eropa hingga Asia dan kawasan ASEAN.

Salah satu dampak yang paling terasa, kata Zulhas, adalah ancaman krisis energi global yang mulai dirasakan sejumlah negara. Ia mencontohkan, kondisi di Filipina yang sudah menetapkan status darurat energi. Sementara di Pakistan dan India, masyarakat mulai menghadapi antrean panjang bahan bakar hingga pemadaman listrik.

“Di beberapa negara bahkan sudah gelap. Ada wilayah di Amerika Latin yang masyarakatnya sampai harus bersepeda karena bensin sudah tidak ada,” jelasnya.

Meski begitu, Zulhas mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap bersyukur karena kondisi nasional masih relatif stabil di tengah gejolak global tersebut.

Menurutnya, ketahanan Indonesia saat ini tidak lepas dari kewaspadaan dan visi yang selama ini selalu diingatkan oleh Presiden. “Kita patut bersyukur karena kondisi Indonesia masih terjaga di tengah situasi dunia yang tidak menentu,” pungkasnya. (*/din)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *