oleh

Bantu Langkah Preventif Cegah Stunting, Tim Pendamping Keluarga Hadir di Tengah Masyarakat  

POSKOTA.CO-Deputi Bidang Advokasi, Penggerakkan, dan Informasi BKKBN Sukaryo Teguh Santoso yang biasa disapa Teguh ini menjelaskan dalam paparannya pada acara Forum Nasional Stunting Tahun 2021 yang dilaksanakan tanggal 14-15 Desember 2021, terkait percepatan penurunan stunting oleh relawan-relawan lain yang ada di desa yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah juga kementerian dalam lembaga secara nasional.

“Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) itu penting, minimal tiga (3) bulan sebelum menikah harus melakukan pemeriksaan HB kepada tenaga-tenaga kesehatan, di ukur lingkar lengan atas termasuk berat badannya. Ini penting untuk mempersiapkan kondisi fisik calon pengantin pada saat nanti hamil, terutama bagi perempuan”, jelas Teguh.

“Tim Pendamping Keluarga akan membantu dalam langkah preventif dengan cara kunjungan, komunikasi dengan calon pengantin perlunya akte kelahiran untuk anaknya. Nikah Siri juga dilayani dengan pelayanan kedudukan yang baik. Dalam konteks percepatan penurunan stunting, tentu saja yang harus di waspadai adalah usia, lalu pola asuh. Nikah Siri perlu komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi edukasi kepada masyarakat menjadi penting dalam membangun sebuah kehidupan berkeluarga”, ucap Teguh.

“Di BKKBN ada balai penyuluhan, itu sebagai kantor tim pendamping keluarga. Bahkan kita fasilitasi infrastruktur dan sarana prasarana. Stunting terdapat hubungan dengan pola asuh orang tua, bukan hanya tanggung jawab seorang ibu saja. Tim pendamping bukan satu-satunya aktor yang ada dilapangan, namun terdapat tim penyuluh KB, ada tim penggerak PKK, ada kader pembangunan keluarga untuk pembinaan ketahanan keluarga”, imbuhya.

“Stunting bukan hanya persoalan mengenai gizi tapi terdapat persoalan mengenai psikologis seperti kelekatan pasangan hidup terhadap pengasuhan, membuat anak dengan senang agar asupan gizi yang masuk juga baik. Gerakan tim pendamping keluarga adalah sebuah Gerakan preventif promotive dan Tindakan perlunya ada rujukan itu terdapat sop khususnya, apabila tidak bisa ditangani bidan terdekat akan diberi surat rujukan. Saat ini kami sedang melakukan _recording_ untuk calon pengantin, 3 bulan sebelum nikah terdapat pengecekan Kesehatan pada calon ayah dan ibu untuk menanggulangi stunting”, ucap Teguh. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *