oleh

Amankan Logistik Pemilu 2024, Pemkab Kepulauan Seribu Rakor Pembuatan SOP

POSKOTA.CO-Guna melakukan pengamanan logistik Pemilu 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menggelar rapat koordinasi (rakor) pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem pengamanan perairan laut dan pengawalan logistik, Rabu (06/09).

Rakor SOP ini dilakukan bersama berbagai unsur Polres Kepulauan Seribu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Satpol PP, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas),Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dan Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu.

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan, menyambut baik inisiasi Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Jarot Sungkowo yang ingin membentuk SOP sistem pengamanan perairan laut dan pengawalan logistik Pemilu 2024 di wilayah Kepulauan Seribu. Ini memang sangat diperlukan mengingat wilayah Pulau Seribu lain dari lima wilayah lainnya.

“Karakteristik wilayah Kepulauan Seribu sangat berbeda dengan lima wilayah kota di DKI Jakarta. Jadi harus mempunyai strategi sendiri dalam rangka sistem pengamanan perairan laut dan pengawalan logistik Pemilu 2024 nanti,” kata Junaedi.

Bupati menambahkan, teknis dan mekanisme SOP-nya nanti dirumuskan seperti apa, agar pengamanan mulai dari distribusi kotak dan kertas suara ke semua pulau hingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun.

“Semua harus berbuat sesuai tufoksinya masing-masing karena ini adalah hajat negara agar bisa saling bersinergi dalam pengamanan Pemilu,” katanya.

Sementara itu Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Jarot Sungkowo menuturkan, SOP sistem pengamanan perairan laut dan pengawalan logistik Pemilu bagian dari operasi Kepolisian terpusat Mantab Brata 2023-2024.

“Kami sangat mendukung terselenggaranya pemilu di Kepulauan Seribu dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Sedangkan Ketua KPU Kepulauan Seribu, Iman Cahyadi menambahkan, pendistribusian logistik kotak suara dan kertas suara pemilu menggunakan kapal tradisional (kapal laut) dan di bungkus menggunakan plastik agar tidak rusak karena terkena air laut.

“Total ada 88 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kepulauan Seribu diantarnya 80 TPS berpenduduk dan 8 TPS khusus,” pungkasnya. (Wandhy)

Teks foto: Bupati saat rapot SOP pengamanan logistik Pemilu 2023.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *