oleh

World Urban Forum, Walikota Dedie Tegaskan Pemkot Bogor Dorong Transformasi Energi PLTSa

BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam mendorong transformasi energi dan pembangunan kota berkelanjutan pada forum internasional World Urban Forum (WUF) ke-13 di Azerbaijan, Rabu (20/5/2026).

Dalam dialog organisasi D-8 tersebut, Dedie menyampaikan bahwa kota-kota saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari peningkatan kebutuhan energi, produksi sampah, hingga dampak perubahan iklim.

Karena itu, pembangunan kota berkelanjutan harus dilakukan melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan ketahanan lingkungan. Salah satu fokus utama Pemkot Bogor adalah pengembangan pengelolaan sampah menjadi energi melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Saat ini, Kota dan Kabupaten Bogor menghasilkan sekitar 3.000 ton sampah per hari, dengan mayoritas berasal dari limbah rumah tangga. Dedie menjelaskan, Bogor menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mengembangkan dua fasilitas PLTSa secara bersamaan.

Fasilitas pertama berada di Galuga, Kabupaten Bogor, dengan kapasitas 1.500 ton sampah per hari, sedangkan fasilitas kedua berada di Kayumanis, Kota Bogor, dengan kapasitas 1.000 ton per hari.
Pengembangan proyek tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengelolaan sampah berkelanjutan dan didukung pemerintah pusat bersama investor strategis.

Selain pengembangan energi berbasis sampah, Pemkot Bogor juga terus mendorong penguatan smart city, pembangunan ruang terbuka hijau, gerakan lingkungan masyarakat, serta sistem transportasi ramah lingkungan guna meningkatkan kualitas hidup warga.

Dalam forum tersebut, Dedie juga mengajak negara-negara anggota D-8 memperkuat kerja sama melalui inovasi, pertukaran teknologi, dan kolaborasi pembangunan kota berkelanjutan.
“Bogor berkomitmen mendukung masa depan perkotaan yang lebih hijau, cerdas, dan tangguh,” ujarnya. (yopy/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *