oleh

Warga Meruya Selatan Kecewa Aspirasinya Lamban Direspon, Legislator PKS: PR bagi Wali Kota dan Kasudin SDA Jakbar

JAKARTA – Warga RT 09 RW 03 Kelurahan Meruya Selatan,Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), membuat saluran air secara gotong royong. Mereka kecewa karena usulan kepada pihak terkait sangat lamban direspon.

“Hari ini kami melakukan kerja bakti untuk membuat saluran air secara gotong royong, karena wilayah kami ini sering terjadi banjir, dan kita sudah lama mengusulkan agar kali di wilayah ini di turap, tapi sampai sekarang belum juga di realisasikan oleh pihak yang terkait, “kata Pijai, warga Meruya Selatan.

Kegiatan keeja bakti warga RW 03 Kelurahan Meruya Selatan tersebut diunggah di media sosial. Menanggapi hal tersebut anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inad Luciawaty sangat menyesalkan.

Menurut Legislator PKS ini, seharusnya pihak Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, lekas merespon dalam menyikapi aspirasi warga Meruya Selatan Kembangan.

Padahal, kata Inad, persoalan banjir sudah menjadi keluhan warga masyarakat, terutama di wilayah Jakarta Barat.
Seperti di lingkungan wilayah RT 09 RW 03, Kelurahan Meruya Selatan. Dimana di wilayah tersebut sering terjadi banjir, sehingga warga harus membuat saluran air itu secara swadaya.

“Saya sudah meminta kepada pihak SDA sejak tahun 2025 agar dibuatkan turap, tapi sampai saat ini belum juga di tindak lanjuti, padahal wilayah itu rawan banjir, tapi seolah tidak digubris, sehingga warga membuat saluran air itu secara swadaya,” kata Legislator PKS, Hj. Inad Luciawaty, Minggu (11/1)

“Penanganan banjir di wilayah RW 09 Meruya Selatan, kami menilai ini sangat lamban terutama dalam menindak lanjutinya, sehingga warga mengunggahnya di media sosial. Seharusnya aspirasi warga itu menjadi prioritas bagi pihak SDA Jakarta Barat, ” sambungnya.

Mantan Ketua TP PKK Jakarta Barat itu berharap untuk kedepannya dijadikan PR bagi Walikota Jakarta Barat dan Kasudin SDA Jakarta Barat dalam menyikapi persoalan aspirasi warga, terutama soal menangani banjir.

“Harapan saya untuk ke depannya ini menjadi PR bagi Walikota dan SDA Jakarta Barat, agar segera tanggap dan menindak lanjuti asiprasi warga, juga soal usulan untuk di buatkannya turap di wilayah RW 03 Meruya Selatan, dimana untuk mengantisipasi banjir, “kata Inad Luciawaty.

Sebelumnya warga melakukan kegiatan kerja bakti secara gotong royong membuat saluran air di wilayah RW 03 Meruya Selatan. Pembuatan saluran air itu, diunggah warga di media sosial lantaran lingkungan mereka sering terjadi banjir. Dalam video itu mereka mengutarakan kekecewaannya atas dari lambannya pihak terkait untuk merealisasikan apa yang menjadi harapan dan aspirasi warga, terutama soal penurapan kali.(ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *