oleh

Warga Jatipulo Jakbar Minta di Wilayahnya Dibangun SMP Negeri

JAKARTA – Warga Kelurahan Jatipulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat mengusulkan pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Mengingat di wilayahnya belum ada SMP Negeri.

Pembangunan SMP Negeri tersebut merupakan salah satu prioritas pembangunan Kecamatan Palmerah tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Camat Palmerah Suci Handayani dalam Sidang Kelompok Kecamatan dan Pleno Penutupan Musrenbang Kecamatan Terintegrasi Kelurahan di Kecamatan Palmerah Tahun 2025, Selasa (25/2/2025). Hadir Anggota DPRD DKI Jakarta, Abdul Azis, Asisten Pemerintahan, Firmanuddin Ibrahim, Wakil Camat Palmerah, Pangestu Aji, para ketua RW dan lain-lain.

Menurut Camat Palmerah, untuk pembangunan SMP Negeri telah ada lokasinya di Jalan Seroja RW 01 Kelurahan Jatipulo. “Selama ini di wilayah Kelurahan Jatipulo belum ada sekolah SMP Negeri,” kata Suci.

Prioritas pembangunan lainnya adalah pembangunan kantor Kelurahan Slipi yang kondisi sudah memprihatinkan. Selain itu juga pembangunan RPTRA di Kelurahan Kota Bambu Utara. Prioritas lainnya revitalisasi LPS di RW 03 di Jalan Inspeksi Kali Grogol di Kelurahan Palmerah. Pembangunan Gedung SKKT di Kelurahan Kemanggisan dan Kota Bambu Selatan.

Camat Palmerah menambahkan, usulan program yang dibahas di Musrenbang Kecamatan Palmerah sebanyak 228 usulan, di mana dari jumlah tersebut 165 usulan diakomodasi, sedangkan 63 usulan tidak akomodasi.

Dari usulan yang diakomodasi paling ditujukan ke Sudin Bina Marga sebanyak 48 usulan, Sudin Sumber Daya Air 45 usulan, Sudin Pethubungan 37 usulan, Sudin Pemuda dan Olahraga 11 usulan, Sudin Perumahan 11 usulan, Sudin Kebudayaan 6 usulan, Sudin Sosial 4 usulan, Sudin Perpustakan 2 usulan, dan Sudin Pendidikan 2 usulan.

Sementara itu Asisten Pemerintahan Firmanuddin Ibrahim meminta kepada UKPD agar mengawal usulan prioritas untuk dibahas di tingkat kota sehingga bisa dilaksanakan menjadi program di tahun 2026.

Selain itu juga minta agar usulan yang diakomodasi dan tidak agar diinformasikan ke warga. “Jadi warga tidak lagi menunggu-nunggu,” ucap Firmanuddin. (*/ta)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *