JAKARTA – Mukhlisin sungguh tak menyangka idenya mengunggah video tentang aktivitas kerjanya sebagai tukang sapu ternyata mendapat respon positif dari masyarakat netizen. Terlebih lagi ketika dirinya secara khusus diundang ke Balaikota oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjadi kebanggaan tersendiri.
“Sungguh menjadi kebanggaan besar bagi saya bisa diundang oleh Bapak Gubernur,” kata Mukhlisin di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (14/4). Gubernur Pramono sengaja mengundang petugas PPSU Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara ini untuk bertemu langsung dan memberikan apresiasi atas dedikasinya.
Pria berusia 41 tahun ini mengaku tak menyangka bahwa unggahannya berupa foto maupun video di medsos mendapat sambutan luar biasa. Salah satu tugas rutin Mukhlisin adalah menjadi tukang sapu di Jl Jembatan Tiga, Kelurahan Penjaringan. Di tengah aktivitas kerja, ayah dari tiga anak ini sering mengunggah konten yang menunjukkan kondisi lokasi mulai dari sebelum disapu hingga setelah disapu.
Melalui unggahan itu, netizen sering merespon positif konten yang menunjukkan kawasan, mulai dari kotor, saat disapu, hingga menjadi bersih. Bahkan unggahan pada tanggal 8 April lali banyak sekali yang melihat konten tersebut sehingga nama Mukhlisin menjadi viral dan tampaknya menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Hal ini mendorong Pramono untuk mengundang Mukhlisin ke ruang kerjanya untuk memberikan apresiasi sekaligus memotivasi kinerja anak buahnya di jajaran Pemprov DKI.
Lurah Penjaringan Makhrus Nugroho Darojat turut memberikan apresiasi atas kinerja Mukhlisin. Ia mengenal Mukhlisin sebagai sosok yang menunjukkan dedikasi, keikhlasan, dan integritas tinggi dalam menjalankan tugas. “Konsisten, jujur, dan semangat. Mukhlisin tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi simbol integritas dari sudut Penjaringan,” terangnya.
Menurutnya, kisah Mukhlisin menjadi bukti bahwa di tengah berbagai persepsi masyarakat, masih banyak personel Pasukan Oranye yang bekerja dengan penuh tanggung jawab. “Kami berharap seluruh petugas PPSU Kelurahan Penjaringan dapat bekerja dengan ikhlas dan tanggung jawab, tanpa mengakali pekerjaan atau laporan yang menjadi tugasnya,” tandas Makhrus. (jo)







Komentar