JAKARTA – Sebuah video viral di media sosial setelah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) menggunakan kekuatan AI untuk menanggapi laporan warga yang disampaikan melalui aplikasi JAKI, atas keluhan sebuah bengkel di Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
Dalam video tersebut, petugas yang mengenakan seragam oranye itu awalnya mendatangi lokasi adanya parkir kendaraan di jalan pemukiman warga. Setelah menggunakan AI, pakaian petugas PPSU tersebut sedikit berbeda meski beberapa mobil hilang dari pandangan.
Sebelum menggunakan AI, petugas PPSU itu terlihat memakai seragam oranye tangan pendek dengan sedikit warna hitam di lengannya dan pakai topi. Setelah diubah gunakan AI, petugas PPSU itu seluruhnya pakai warna oranye dan helm.
Atas video yang beredar, pelapor di aplikasi JAKI itu kemudian memviralkan dan menjadi hujatan netizen. Dari pantauan di lokasi Senin (6/4/2026), kendaraan yang terparkir ada sekira empat, satu diantaranya sudah menjadi rongsokan. Tiga lainnya terparkir di depan rumah yang dijadikan bengkel kendaraan roda empat. Luas jalan tersebut kurang lebih dua meter dan jika ada mobil melintas maka harus memepet ke tembok perumahan sebelah.
Pemilik bengkel di RT 02/01 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur berinisial Hr yang sering dikeluhkan oleh warga karena banyaknya mobil parkir.
Eko, 39, salah satu warga menyatakan, jika kondisi sedang ramai perbaikan, kendaraan mobil bisa terparkir di sisi kiri dari depan gang sampai ke ujung. “Sudah lama warga mengeluh, ini bengkel dulu punya bapaknya sekarang diterusin sama anaknya,” katanya, Senin (6/4/2026).
Menurut Eko, kakak dari pemilik bengkel merupakan bandar tanah di wilayah Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo. Warga tersebut menceritakan, hampir seluruhnya di Jalan Damai, Brigif (TNI Angkatan Darat) hingga ke seberang jalan pemukimannya, atas nama kakek si pemilik bengkel.
“Termasuk saya punya rumah ini, tanahnya saya beli dari kakeknya. Namanya siapa Haji Hayuni apa siapa gitu lupa saya,” terangnya.
Ditambahkan Eko, kakek dari pemilik bengkel merupakan sosok yang terpandang di zamannya. “Kalau masalah PPSU viral pakai AI saya enggak tahu sih, tapi kalau warga yang protes karena banyak mobil parkir punya customer bengkel sudah banyak,” tandasnya. (Ifand/fs)







Komentar