POSKOTA.CO – Sudah seringkali diusir Pedagang Kaki-5 Sate Taican di wilayah Kecamatan Tanah Abang, malah nekat berdagang lagi dengan menaikan gerobak di atas pedestrian atau trotoar, Jalan Asia Afrika, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tidak Karuan, para pengunjung hingga kendaraan bermotor ramai di kawasan ini.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kelurahan Gelora, Maman saat dihubungi POSKOTA.CO mengaku, PK5 sate taican di Jalan Asia Afrika sudah seringkali diingatkan saat tiga pilar Kecamatan Tanah Abang melaksanakan kegiatan woro-woro dan patroli wilayah dalam upaya mengantisipasi gangguan Tramtibum dan kerumunan di masa PPKM level I.

“PK5 sate taican nya pada bandel. Padahal sudah direlokasi di parkiran Motor Senayan City. Tapi malah balik lagi berdagang di trotoar itu,” ungkap Maman melalui telepon, Senin, (27/12/2021) malam.
Ditambahkan, Maman, selain di Jalan Asia Afrika, Pedagang Kaki-5 sate taican lainnya juga berdagang di trotoar seperti Jalan Hang Lekir dan Jalan Tentara Pelajar, sampai Simpruk ini merupakan wilayah Jakarta Selatan.
“Jadi ada tiga lokasi Kaki5 sate taican dengan jumlah kurang lebih 50 pedagang yang membuka dagangannya pada pukul 17.30 sore hingga pukul 04.00 pagi,” jelas Maman.
Sementara itu, Pengendali Satpol PP Kecamatan Tanah Abang, Tajudin Hasan menambahkan, lokasi pedagang Kaki-5 sate taican setiap malam melalui kegiatan woro-woro dan patroli wilayah dalam upaya mengantisipasi gangguan Tramtibum dan kerumunan di masa PPKM level I.
“Sebenarnya bukan hanya pedagang nya saja, tetapi kendaraan pengunjung juga mengundang keramaian karena terparkir di badan jalan. Selain itu, kaki lima dan pengunjung
tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes),” ujarnya. Terlebih kata Tajudin, hal tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum serta Perda nomor: 3 Tahun 2001.
“pedagang kaki lima dan pengunjung tidak mematuhi jam operasional, sehingga memicu kerumunan,”singkatnya. (van/sir)







Komentar