oleh

Kader Muda Muhammadiyah Siap Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

POSKOTA.CO – Organisasi kader-kader muda Muhammadiyah mengajak masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Disiplin menerapkan protokol diharapkan terus berlanjut meski pandemi Covid-19 semakin terkendali demi mencegah gelombang ketiga COVID-19 terjadi di Indonesia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengatakan, penerapan protokol kesehatan adalan bagian penting demi keselamatan semua orang.

“Kehati-hatian dan kesiapsiapaan mematuhi protokol kesehatan juga anjuran dari pemerintah dan pengurus Muhammadiyah penting untuk keselamatan,” ungkapnya dalam webinar “Refleksi AKhir dan Awal Tahun dalam Penanganan Covid-19 “Menyongsong 2022 : Pemuda Penggerak Kebangkitan Pasca Pandemi” yang diselenggarakan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika dan KPCPEN, Senin (27/12/2021).

Kepatuhan pada protokol kesehatan semakin penting kala aneka aktivitas terus berlangsung. Pandemi, menurut Sunanto, bukan alasan untuk berhenti beraktivitas dan berkreasi. Justru pandemi harus dimanfaatkan untuk menghadirkan kreativitas dan kolaborasi baru.

Pemuda Muhammadiyah melakukan itu sepanjang pandemi. Bersama berbagai pihak, Pemuda Muhammadiyah menyalurkan aneka bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi. Para kader Pemuda Muhammadiyah juga aktif menyosialisasikan pentingnya vaksinasi dan kepatuhan pada protokol kesehatan.

“Seluruh anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) diperintahkan aktif membantu penangan Covid-19,” ucapnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Nashir Efendi mengatakan, memang bukan hanya pandemi saja yang harus dihadapi. Para kader IPM dan banyak pihak lain juga menemukan fenomena yang disebut infodemi. Fenomena itu ditandai dengan limpahan informasi yang belum tentu jelas kebenarannya.

Karena itu, kader-kader IPM aktif melawan infodemi berita palsu atau hoax. Kader-kader IPM menggunakan berbagai platform media sosial untuk mengomunikasikan soal infodemi itu. Sesuai karakter organisasi, sasaran utama IPM adalah pelajar. “Kami mengajak semua percaya pada otoritas yang punya kapasitas,” tegas Nashir.

Anggota Tim Komunikasi Publik KPCPEN-Kominfo Ika Ardina mengatakan, sudah ada kanal dan pusat informasi tentang penanganan pandemi. Semua informasi terbaru soal Covid-19 di Indonesia bisa diakses ke Covid19.go.id. Selain itu, ada pula akun-akun media sosial terkait penanganan Covid-19.

Di kanal-kanal itu dijelaskan aneka perkembangan, termasuk peraturan-peraturan terbaru terkait perkembangan penyakit ini. [rilis/rihadin/sir]

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.