oleh

Punya Tiga Fasilitas Terbaik, Lapas Garut Bakal Tiru Rutan Cipinang untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan

JAKARTA – Rumah Tahanan (rutan) Kelas 1 Cipinang menjadi percontohan Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas IIB Garut. Langkah itu lantaran kesuksesan yang diraihnya dengan mewujudkan fasilitas kesehatan terbaik, dapur sehati, hingga pondok pesantren yang menciptakan santri terbaik.

Karutan Kelas 1 Cipinang, Sukarno Ali mengatakan, pihaknya sangat bangga karena tempat kerjanya bisa menjadi contoh tempat lain. “Meski begitu, ini juga menjadi motivasi serta ajang belajar bersama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan warga inaan,” katanya, yang dikutip Kamis (6/6).

Dikatakan Sukarno, yang menjadi perhatian itu adalah di tempatnya telah memiliki fasilitas kesehatan terbaik yang selama ini dimanfaatkan para tahanan. Di rutan Cipinang juga memiliki dapur sehati yang selama ini melayani ribuan warga binaan.

“Kami juga memiliki pondok pesantren yang telah menciptakan puluhan hafidz Qur’an yang semuanya merupakan warga binaan. Bahkan banyak juga warga binaan yang telah hatam Qur’an dari pondok pesantren yang kami ciptakan tersebut,” ujar Sukarno Ali.

Karutan menambahkan, akan dicontohnya ketiga fasilitas yang ada karena telah mendapatkan sertifikat hingga akreditasi. Dimana untuk poliklinik di rutan Cipinang telah memiliki akreditasi khusus, sementara dapur sehat juga telah mendapat akreditasi dari Dinas Kesehatan.

“Untuk Pondok pesantren yang ada di rutan Cipinang kami bekerja sama dengan Kementerian Agama. Jadi semua lengkap, bagaimana tata kelolanya hingga legalitasnya ada semua,” ungkap Sukarno.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Garut Rusdedy menambahkan, kehadirannya ke Rutan Kelas I Cipinang sebagai upaya untuk peningkatan mutu pelayanan kepada warga binaan pemasyarakatan.

“Tadi kami mempelajari sistem pelayanan yang telah terbukti efektif di Rutan Kelas I Cipinang, serta melakukan peninjauan terhadap fasilitas kesehatan dan dapur bersih yang menjadi salah satu aspek vital dalam menjaga kesehatan para warga binaan,” imbuh Rusdedy.

Menurut Rusdedy, pihaknya sangat mengapresiasi Rutan Cipinang karena semua fasiliatas dan sarana prasarana yang ada sudah sangat baik. Kedepan, pihaknya akan mencontoh dan memperbaiki yang ada di Lapas Garut agar bisa semakin baik.

“Semoga dengan dilaksanakannya studi tiru ini, kami mendapatkan ilmu dan pembelajaran yang berharga dari Rutan Cipinang yang nantinya dapat di contoh untuk perbaikan dalam meningkatkan mutu pelayanan di Lapas Kelas IIB Garut,” tutupnya. (Ifand)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *