oleh

Penumpang Berlebih, Bajaj dan Odong-odong Diberhentikan Satpol PP

POSKOTA.CO-Penumpang berdesakan yang menaiki kendaraan modifikasi Odong-odong saat berkeliaran ditikungan maut, Jalan Bungur Besar Raya, diberhentikan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Senen di lokasi Operasi Tertib Masker (Opstibmask). Selain itu, angkutan umum Bajaj dan Odong-Odong yang berpenumpang melebihi kapasitas penumpang distop petugas Opstibmask.

“Kedua angkutan ini  melebihi kapasitas penumpang yang melanggar Social Distanching serta  tidak menjaga jarak,” kata Rasya, Komandan Regu (Danru) Satpol PP Kecamatan Senen.

Menurut Rasya, Odong-odong yang melintas dan angkutan Bajaj yang melebihi kapasitas penumpang disanksi teguran tertulis karena tidak menjaga jarak. Sejumlah pelanggar lainnya, seperti Emak-emak yang sedang berboncengan menaiki sepeda motor terjaring Opstibmask karena tidak memakai masker.

“Ibu kenapa maskernya tidak dipakai,” tanya salah satu petugas Opstibmask. Alasan pelanggar ini simple lupa karena terburu-buru. “Iya lupa dipakai makser nya Pak Satpol karena terburu-buru mau ke pasar,” ujarnya.

Sementara itu, dalam kegiatan Opstibmask yang di gelar di dua kawasan antara Jalan Bungur Besar Raya (Tikungan Pasar Poncol) Bungur dan Jalan Stasiun Pasar Senen yang di mulai pukul 08.00 Wib hingga pukul 18.00 Wib menjaring sebanyak 75 pelanggar.

Dari puluhan pelanggar ini sebagian seolah-olah seneng terjaring Opstibmask karena saat digiring dan didata senyam-senyum di hadapan petugas Satpol PP. “Habis petugas Satpol PP nya gagah dan ganteng – ganteng Mas,” ujar salah satu Emak-emak saat terjaring di lokasi.

“Totalnya ada 75 pelanggar yang terjaring. 1 pelanggar disanksi denda administrasi sebesar Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah), di Jalan Stasiun Pasar Senen dan 41 pelanggar yang terjaring di Jalan Stasiun Pasar Senen dan 33 pelanggar di Jalan Bungur Besar Raya (Tikungan Pasar Poncol) Bungur disanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di Fasilitas Umum (Fasum) secara bergantian mengenakan rompi pelanggar PSBB,” ungkap Rasja. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *