oleh

Penularan Covid-19 Meningkat, Pemkab Bekasi Sebar 2,5 Juta Masker pada Warga

POSKOTA.CO – Kembali meningkatnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi, khususnya yang terjadi di beberapa perusahaan yang berada di kawasan industri, Pemerintah Kabupaten Bekasi melaunching Kesiapan Pengawasan dan Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 (Genggam) yang juga berencana akan mendistribusikan sebanyak 2,5 juta masker kepada warga yang berada di Kabupaten Bekasi.

Bertempat di halaman salah satu supermarket yang berada di Jalan Raya Gatot Subroto, Cikarang Utara, Kabupaten bekasi, Rabu (30/9/2020), acara tersebut dihadiri unsur Muspida Kabupaten Bekasi, Gerakan launching Genggam 2,5 juta masker, juga melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub yang nantinya akan bahu-membahu menerapkan protokol kesehatan dengan tujuan memutus mata rantai Covid-19 di kabupaten Bekasi.

Selain rencana akan mendistribusikan 2,5 juta masker pada warga Kabupaten Bekasi, tim khusus tersebut juga akan memberikan edukasi sebagai bentuk mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dan keamanan diri tentang Covid-19.

Di lokasi melaunching Kesiapan Pengawasan dan Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 (Genggam) Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, sudah memerintahkan kepada seluruh kepala dinas untuk mengantisipasi klaster Covid-19 kepada masyarakat, dengan mengambil langkah-langkah untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Saya sebagai kepala daerah Kabupaten Bekasi juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan pola 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak),” kata Eka.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bekasi sebelumnya telah membuat Peraturan Bupati No 48 Tahun 2020 terkait protokol kesehatan Covid-19. Bagi pelanggaran oleh masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker. Namun, perbup tersebut sepertinya tidak membuat efek jera bagi para pelanggar.

Untuk menghindari hal tersebut, rencananya Pemkab Bekasi akan membuat peraturan daerah atau perda tentang protokol kesehatan di saat pandemi Covid-19 saat ini.

“Saya bersama unsur muspida berencana dalam waktu dekat membuat perda protokol kesehatan di saat pandemi Covid-19, yang nantinya akan membuat efek jera kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran,” pungkas Bupati Bekasi. (said)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *