JAKRTA – Dalam rangka menyambut Idul Adha 1445 H, Organisasi kemanusiaan Human Initiative (HI) siap menjadi jembatan kebaikan masyarakat Indonesia untuk menyalurkan hewan kurban demi pemerataan kesejahteraan masyarakat. Organisasi ini siap menyalurkan daging kurban ke pelosok Tanah Air dan wilayah krisis kemanusiaan dunia meski sulit untuk menjangkaunya.
Vice President of Operations Human Initiative, Romi Ardiansyah mengungkapkan bahwa fakta-fakta daerah sulit terjangkau daging kurban masih menjadi ‘pekerjaan rumah’ bagi dunia kemanusiaan. “Maka, Human Initiative sebagai organisasi kemanusiaan global dengan visi ‘Menggerakkan Kebaikan untuk Memartabatkan Manusia’, berupaya untuk menguatkan semangat kolaborasi dan bersama mengentaskannya,” kata Romi pada acara peluncuran program ‘Sebar Qurban 2024’ di Jakarta, Selasa (30/4).
Melalui Sebar Qurban 2024, kata Romi, Human Initiative dengan semangat kolaborasi berupaya mendorong tercapainya SDG’s 2.1 tentang akses universal terhadap makanan yang aman dan bergizi. “Bukan hanya sekadar terpenuhi, tapi juga membahagiakan. Ini merupakan tugas kita bersama,” ujar Romi Ardiansyah.
Menurut data dari IDEAS tentang ‘Ekonomi Kurban 2023’, Indonesia menghadapi fakta kesenjangan konsumsi makanan dalam kehidupan masyarakatnya. Berakar dari kesenjangan pendapatan, hal ini berdampak pada tingkat konsumsi daging yang rendah karena tingginya harga daging di Indonesia.
Untuk itu, momentum Idul Adha menjadi satu dari beberapa harapan masyarakat prasejahtera untuk mengkonsumsi daging sapi, domba, maupun kambing. Namun nyatanya, distribusi daging kurban hanya beredar di wilayah yang secara rata-rata konsumsi dagingnya justru sudah tinggi karena akses yang mudah. “Untuk itu, Human Initiative siap menjadi kepanjangan tangan pekurban untuk mendistribusikan daging kurban hingga ke daerah tersulit. Pendistribusian dilakukan secara aman syari, transparan, dan tepat sasaran,” jelas Romi.
Leader Squad Sebar Qurban 2024 Human Initiative, M Rijalul Afif menambahkan dengan mengusung misi Sebaran Luas dan Tepat Sasaran, Human Initiative membagi pilihan kurban menjadi lima varian. Salah satu variannya adalah kurban dengan harga terjangkau, yang telah disesuaikan dengan wilayah sebarannya namun tetap memartabatkan peternak lokal. “Hal ini kian memudahkan terealisasinya hajat berkurban masyarakat dari berbagai generasi di tahun ini,” ujar Rijalul.
Mengenai target kebaikan kurban, Human Initiative berikhtiar untuk meraih 24.860 share kurban di 122 wilayah dan 28 Provinsi bagi 451.645 pemegang hak program. “Program ini tersebar di wilayah Indonesia dan wilayah krisis kemanusiaan dunia, sehingga penyebaran manfaat kurban menjadi tepat sasaran,” tandasnya.
Mengedepankan kurban sesuai syariat dan laporan cepat, Sebar Qurban 2024 dari Human Initiative turut menggerakkan mitra peternak lokal berpengalaman untuk senantiasa merawat hewan kurban dan memberikan laporan pada hari pemotongan. (jo)








Komentar