oleh

Menhub Dinilai Kurang Peka Ada Gejolak di Tingkat Bawah

-Megapolitan-152 views

POSKOTA.CO – Pengamat perhubungan Joseph Hutabarat SH, MH kepada media Rabu (29/1/2020), di Jakarta menyayangkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tidak peka pada gejolak pegawai Kemenhub yang jadi binaannya. Adanya oknum yang diduga melakukan poligami dibiarkan.

Joseph juga menyayangkan sikap Jubir Kemenhub Hengki Angkasawan yang tidak mau melayani konfirmasi wartawan dengan alasan pertanyaan yang dia anggap asumsi dan personal. Dua fakta dalam jejak Media Sosial yang diungkap media, tak pernah digubris. Harusnya selaku Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) melakukan klarifikasi.

“Henky lupa, asumsi itu tetap dari fakta. cuma, karena abu-abu, fakta itu harus diclearkan. Nah, karena menyangkut kementerian, itu tugas Humas mengclearkan. Dia yang harus membranding kementerian tersebut. Bukan bungkam,” jelas Joseph Hutabarat SH, MH, yang juga salah satu ketua di perkumpulan MOI (Media Online Indonesia)

Selain itu, tandas Joseph, Henky juga lupa, masalah poligami kendati sifatnya pribadi, itu terlebih eselon satu, punya aturan main bagi setiap ASN (Aparatur Sipil Negara).

Sebagai bukti, Ketua Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, baru-baru ini menjatuhkan hukuman berupa Pemberhentian dengan Tidak Hormat Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS) alias memecat 73 pegawai negeri sipil (PNS).

“Dari jumlah itu di antaranya, tercatat lantaran poligami. Jadi, keliru kalau dia tidak menjawab uji konfirmasi media,” lanjut Bang Joseph, demikian panggilan akrabnya.

Menhub beri keterangan pers.

Sementara itu sebagaimana dilansir media, mereka yang dilantik kemarin adalah Novie Riyanto dirut Airnav Indonesia didapuk menjadi Dirjen Perhubungan Udara, menggantikan Polana B Pramesri yang dilantik menjadi kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek.

Umiyatun Hayatu Triastuti kembali memimpin Balitbanghub, disusul Bambang Prihantono dilantik menjadi staf ahli Menhub Bidang Ekonomi Kawasan dan Khusus. Sedang Praminto Hadi Sukarno menjadi staf ahli. I Gede Pasek dipercaya menjadi irjen mengisi posisi yang beberapa bulan terakhir pemimpin sebelumnya purnatugas. Sementara Djoko Sasono tidak dilantik, Sekretaris Jenderal Kemenhub ini tetap jadi sekretaris jenderal. (tim)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *