oleh

Maksimalkan Lahan Melalui Urban Farming di Depok Bakal Ditingkatkan

POSKOTA.CO – Terbatasnya jumlah lahan kosong untuk bertani atau berkebun di wilayah Kota Depok yang semakin padat jumlah penduduka karena sehingga perlu terobosan untuk mempertahankan maupun menjaga kehidupan masyarakat yang sehari hari hidup bertani atau berkebun di Kota Depok.

“Tata ruang dan wilayah Kota Depok merupakan kawasan penyangga Ibu Kota DKI Jakarta sehingga harus sesuai dengan kondisi di lapangan sekarang ini terkait masalah lahan pertanian atau berkebun untuk kehidupan patani atau berocok tanam di 11 kecamatan,” kata Imam Budi Hartono, calon Wakil wali Kota Depok paslon nomor urut 2, saat dialog dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, warga, simaptisan dan kader partai di Kel. Tugu, Cimanggis, Minggu (18/10).

Masih bertahannya budi daya tanaman buah belimbing yang selama ini menjadi ikon Kota Depok tentunya harus dipertahankan karena masih banyak petani atau pemilik lahan yang berkebun buah belimbing di Kec. Cimanggis, Sawangan, Bojongsari dan Pancoran mas. “Namun semua harus dipetakan hingga berbasis kecamatan agar dapat memberikan penyluhan serta lainnya.

Menurut dia, ke depan Pemkot Depok akan coba mendorong warga menerapkan urban farming untuk memaksimalkan lahan pertanian yang ada di Kota Depok, sehingga baik lahan lahan di pemukiman, atau lahan pemkot bisa diberdayakan, selain itu kesediaan lahan juga bisa diselesaikan dengan cara kerjasama dengan wilayah terdekat seperti kabupaten bogor.

Dengan program Paslon nomor urut 2 calon Wali Kota Mohammad idris dan calon Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono terkait menyiapkan dana sebesar Rp 5 miliar/kelurahan jika terpilih tentunya dapat menjadi solusi terbaik potensi kelurahan yang ada termasuk massalah pertanian maupun berkebun.

“Saya berharap apa yang dihasilkan saat berkuliah dan lulus dari Universitas Indonesia Depok tahun 1995 tentunya dapat berkontribusi penuh untuk pembangunan Kota Depok lebih baik lagi. Sudah banyak contoh pemimpin daerah berasal dari kalangan Kampus di Kota kelahirannya seperti Wali Kota Surabaya, Ibu Tri Risma alumni ITS Surabaya 1987 dan Ridwan Kamil, Gubernur Jabar alumni ITB tahun 1995,” tuturnya. (anton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *