oleh

Lebihi Target, Capaian Bulan Dana PMI Jakarta Timur Kembali Tertinggi se-Jakarta

JAKARTA-Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) tahun 2024 ini, PMI Kota Jakarta Timur kembali menorehkan prestasi dengan menghimpun dana terbanyak se-DKI Jakarta, yakni sebesar Rp12.389.294.949,-.

Capaian tersebut melampaui target provinsi sebesar 112 persen. Hal ini dimungkinkan berkat kerja sama dan dukungan Wali Kota Jakarta Timur beserta jajarannya, pimpinan kantor/sudin, camat, lurah, dunia usaha, serta seluruh masyarakat Jakarta Timur. Kegiatan Bulan Dana PMI berlangsung dari 1 September hingga 30 November 2024.

Dalam acara penutupan Bulan Dana, Penjabat (Pj) Wali Kota Jakarta Timur sekaligus Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Jakarta Timur mengapresiasi instansi dan koordinator pelaksana yang berkontribusi besar dalam pengumpulan dana, administrasi, dan pencapaian kinerja terbaik.

Pj. Wali Kota Iin Mutmainnah menyampaikan rasa bangga atas kerja keras panitia dan bersyukur atas kelancaran pelaksanaan Bulan Dana dengan hasil yang optimal. Beliau menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, terutama masyarakat Jakarta Timur.

“Keberhasilan ini bukan hanya milik Panitia Bulan Dana PMI atau Wali Kota, tetapi milik kita bersama, khususnya masyarakat Jakarta Timur. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan kontribusi masyarakat dalam Bulan Dana PMI,” ujar Iin.

Ketua Pengurus PMI Kota Jakarta Timur H. R. Krisdianto menyampaikan terima kasih atas dukungan dalam penggalangan dana PMI. Berkat dukungan panitia dan seluruh pihak, Bulan Dana PMI Kota Jakarta Timur dapat terselenggarakan dengan baik.

“Ini merupakan amanah besar bagi kami untuk menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik dengan meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Krisdianto.

Bulan Dana PMI merupakan sumber pendanaan penting yang diatur dalam UU No. 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Pelaksanaan dan pemanfaatan dana dipertanggungjawabkan melalui audit akuntan publik independen, memastikan akuntabilitas dan transparansi penggunaan donasi untuk program pelayanan kemanusiaan. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *