POSKOTA.CO – Kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor mengenang bulan Juni sebagai kelahiran Bung Karno dengan berdoa mengheningkan cipta untuk mengenang sang proklamator.
“Malam ini, seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor mengheningkan cipta untuk mengenang Bung Karno seraya berdoa semoga mendapatkan tempat terbaik, tempat termulia di sisi-Nya. Dan, kita semua diizinkan untuk mewarisi api perjuangannya,” kata Bambang Gunawan, sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor.
Diceritakan Bambang, bulan Juni, bulan bung Karno, presiden pertama Republik Indonesia yang lahir pada 6 Juni 1901.
Presiden pertama Indonesia yang terlahir dengan nama lahir Koesno Sosrodihardjo ini lahir di Surabaya, Jawa Timur, dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun.
Bambang menegaskan, spirit gotong-royong sebagai intisari Pancasila yang dicetuskan Bung Karno 1 Juni 1945 menjadi faktor terpenting dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Tanpa gotong-royong, kita tidak akan bisa melewati pandemi ini,” tegasnya.
Bambang Gunawan menjelaskan, PDI Perjuangan menjadi salah satu partai yang intens membantu masyarakat terdampak Covid-19.
PDIP telah melakukan berbagai kegiatan aksi kemanusiaan, seperti pembagian sembako, penyemprotan disinfektan dan lain-lainnya di seluruh pelosok Kabupaten Bogor.
Bambang meminta kepada kader dan pengurus partai banteng moncong putih di Kabupaten Bogor, untuk menjaga Pancasila sebagai ‘Philosophische Grondslag’ atau filosofi dasar yang merupakan dasar negara yang berasal dari penggalian nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang sudah sekian lama tumbuh, hidup dan berkembang.
Menurutnya, kegiatan bertajuk “Bulan Bintang Bung Karno 2020, Bung Karno Bapak Bangsa, Spirit Pancasila Gotong-royong Hadapi Covid-19 sangat relevan.
“Pidato Dedication Of Life Bung Karno menjadi inspirasi dan semangat bagi seluruh anak bangsa, khususnya kader banteng,” katanya.
PDI Perjuangan Kabupaten Bogor juga akan menggelar sejumlah agenda secara virtual seperti lomba pidato yang melibatkan kalangan remaja baik tingkat SMP dan SMA.
“Kami tidak batasi peserta. Yang penting karya yang mau disertakan, belum pernah di lombakan. Kami minta peserta hindari unsur SARA,” ujarnya.
Mantan pengurus Baguna DPP PDI Perjuangan ini menuturkan, saat menjabat sebagai presiden dari tahun 1945–1967, Bung Karno memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.
Nama Bung Karno yang terdapat disejumlah negara, baik untuk nama masjid maupun nama jalan, menunjukkan betapa berpengaruhnya putra sang fajar ini di politik dunia.
“Harus diingat, Bung Karna adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, dan ia sendiri yang menamainya,” tegasnya.
Oleh karenanya, untuk memperingati hari lahir (harlah) Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor menggelar doa bersama, Sabtu (6/6/2020) yang dihadiri seluruh pengurus DPC dan anggota dewan Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bogor. (ymd)








Komentar