oleh

Kemacetan Lalin Tanah Abang Kembali Viral, Bang Ir: Nggak Boleh Salah-salahan, Dirikan Pospam

POSKOTA.CO – Viral lagi saja, kemacetan arus lalu lintas di kawasan Tanah Abang persisnya di kolong Jembatan Penyeberangan Mutiguna (JPM) Tanah Abang meliputi, Jalan Jatibaru, Blok B dan C, Jalan Fachrudin, kolong Blok G Jati Bunder ini selama Ramadan 1442 Hijriah, bakal semrawut karena tidak ada kekompakan, sinergi dan kolaborasi antara petugas di lapangan.

Menanggapi kesemrawutan lalin di kawasan Tanah Abang, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi meminta petugas gabungan dapat solid dan kompak di lapangan.

“Ya seharusnya, petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat rajin keliling di kawasan Tanah Abang untuk mengurai kemacetan. Nggak boleh main salah-salahan. Apalagi sekarang bulan Ramadan,” ungkap Bang Ir panggilan akrab Irwandi melalui telepon, Selasa (28/4/2021) sore.

Orang nomor dua di lingkungan Pemkot Jakpus ini menambahkan, untuk tetap kompak dan solid antara petugas gabungan dapat mendirikan posko pengamanan di lokasi kolong JPM.

“Itu tenda posko pengamanan (pospam) harus dibuat dan didirikan di lokasi kolong JPM Tanah Abang agar biar ada terasa kehadiran petugas gabungan supaya bersinergi dan kompak untuk berkolaborasi,” jelas Bang Ir.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Tanah Abang Budi Salamun menambahkan, untuk penyisiran dan penjagaan di kolong JPM Tanah Abang selama bulan Ramadan diterjunkan sebanyak 200 petugas Satpol PP dibantu dengan TNI dan Polri.

“Ratusan petugas yang terdiri dari Satpol PP dibantu TNI dan Polri bertugas dari pagi pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Untuk pospam ada di tiga titik di antaranya, Jalan Jati Baru samping Alfamart, Blok B dan C Jalan Fachrudin, Kolong blok G Jati Bunder,” jelas Budi Salamun.

Pantauan dan sumber di lapangan, tidak ada petugas Perhubungan Jakarta Pusat yang mengatur lalin di kawasan JPM Tanah Abang.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Jakarta Pusat Muhammad Soleh saat dikonfirmasi via telepon, menyatakan, petugas Perhubungan Kecamatan Tanah Abang yang dikerahkan ada 14 personel. Tujuh petugas Perhubungan shif dari pagi pukul 06.00 hingga pukul 14.00 WIB. “Sedangkan tujuh petugas Perhubungan lagi, shift sore pada pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB,” singkatnya.

Di tempat terpisah, Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) Victor Irianto Napitupulu mengaku miris, kawasan Tanah Abang setiap tahun semrawut karena dilakukan pembiaran.

“Banyak kendaraan lalu lalang dan angkutan umum ngetem. Seharusnya itu petugas Perhubungan berada di lokasi untuk menindak tegas kendaraan roda dua dan roda empat yang membandel. Jangan dibiarkan saja, makanya jadi tambah viral kemacetannya,” tegasnya. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *