oleh

Ikon Bersejarah Jalan Garuda Raya Trotoarnya Kotor dan Bau, Tokoh Masyarakat Kemayoran Minta Pemkot Jangan ‘Cuek’

JAKARTA – Kusam dan kotor, sejumlah pendestrian atau trotoar di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) berubah menjadi kotor. Selain itu, mulut tali air banyak tersumbat sampah. Kondisi memprihatinkan ini, lantaran, pedagang kaki lima (PKL) menggelar lapak semaunya di atas trotoar di dua sisi, Jalan Garuda Raya, Kemayoran berubah menjadi dekil dan bau pula.

“Mau jalan di trotoar ini jadi nggak jadi karena trotoar nya dekil dan bau,” keluh Andri pejalan kaki, Minggu (26/5/2024).

Keluhan serupa juga dilontarkan, Agus pejalan kaki lainnya yang mengeluh trotoar kotor tersebut. “Trotoar jadi kotor bermiyak seperti itu karena ulah PKL yang berjualan di atas trotoar,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Kemayoran, Budi, berharap ada upaya penataan di kawasan tersebut. Karena, menurutnya, sebentar lagi seluruh Jakarta akan memperingati HUT Ke-497 Kota Jakarta pada 22 Juni 2024 mendatang. “Kawasan Jalan Garuda Raya Kemayoran merupakan ikon bersejarah, semestinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menata kawasan itu dong, jangan cuek saja,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakpus Chaidir saat dimintai tanggapan soal trotoar dekil dan kotor Jalan Garuda Raya belum merespons. (*/van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *