oleh

Gubernur Jabar : Pencairan Dana Pembangunan Masjid Al Quddus di Jalan Raya Margonda Ditunda

POSKOTA.CO – Kasus pengosongan dan pemindahan siswa SDN Pondok Cina (Pocin) 1 ke SDN Pocin 3 dan 5 yang lahannya bakal dibangun Masjid Jami Al Quddus terpaksa ditunda pencairan dananya  sampai batas waktu yang belum diketahui.

“Terpaksa dana bantuan yang dijanjikan Propinsi Jawa Barat (Jabar) ditunda pencairannya untuk pembangunan Masjid di Jl. Raya Margonda, Depok sesuai surat yang dikirim ke Pemkot Depok kemarin,” ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil keoaxa wartawan di Bandung,  Senin (12/12).

Penundaan pencairan dana proyek masjid raya Depok bantuan APBD Pemprov Jawa Barat itu hingga batas waktu yang tidak ditentukan melihat kondisi dan dinamikan masalah lahan yanv ternyata belum selesai secara musyawarah dengan orangtua murid terdampak.

Menurut dia, Propinsi Jabar tentunya selalu memperhatikan aspirasi dari pemerintah kabioaten/kota termasuk Kota Depok yang ingin membangun masjid raya tapi karena masih terjadi masalah di lapangan khususnya lahan pengganti untuk gedung SDN Pondok Cina (Pocin) 1 yang ada masalah maka harus diselesaikan terlebih dahulu oleh Pemkot Depok.

Tuntaskan atau selesaikan dulu urusan yang terjadi di SDN Pocin 1 terlebih kepada orang tua murid dengan jalan musyawarah atau pendekatan yang baik, ujarnya disini tidak ada yang menang atau kalah tapi untuk kebaikan semua.

“Saya yakin Wali Kota Mohammad Idris akan  bijak menyikapi polemik relokasi SDN 1 Pocin untuk kebutuhan proyek masjid raya. Ia pun memberikan ruang kepada Idris untuk menyelesaikan polemik tersebut hingga tak terjadi pertentangan kembali,” ujarnya jadi saya berikan waktu dan ruang musyawarah sesuai kewenangannya ke pak wali. Dan pasti pak wali bijak bisa menyelesaikannya sebijak-bijaknya.

Informasi yang didapat rencananya batas waktu pengosongan hari ini Senin (12/12) setwlah ujian sekolah sudah selesai di lingkungan SDN Pocin 1 namun di lokasi tidak ada kegiatan sama sekali hanya sejumlah orang tua murid yang bertahan di halaman sekolah tersebut. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *