JAKARTA – Iringan tarian None Kemayoran menyambut kedatangan Delegasi Seoul Metropolitan Government (SMG) dari Korea Selatan (Korsel) saat mengunjungi Kampung Eduwisata Bhineka terletak di Kompleks Angkasa Pura RT 014/06, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (28/7/2024). Dalam kunjungan tersebut, delegasi SMG dari Director of International Cooperation SMG terdiri dari Mr Lee Ki Woong, Mrs Jang Hye Kyeong, dan Mr Son Jun Hee.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Sekko Administrasi Jakpus Bakwan Ferizan Ginting saat menyambut membenarkan, kunjungan SMG di Kampung Eduwisata Bhineka terkait dengan proposal yang diajukan Kelurahan Kebon Kosong pada tahun 2024 ke Seoul ODA Challenge Program yang tujuannya untuk mencari solusi tentang permasalah urban dalam mengolaborasikan sumber daya, ilmu dan para ahli.
“Pada tahun ini memang belum berhasil, namun sepertinya di dalam proposal kita memberi kesan sehingga mereka ingin mengunjungi secara langsung dalam program yang kita ajukan,” ungkap Ginting, didampingi Sekretaris Camat Kemayoran Dwi Sigit Haryono di lokasi.
Lurah Kebon Kosong Alfalast Susetyo Dewanto menerangkan, dengan kunjungan ini, saya sangat senang karena bisa menyampaikan bahwa Kemayoran punya cerita sendiri mengenai perkembangan budaya Betawi. Oleh karenanya kami mengirim proposal kepada SMG dengan harapan bisa ikut membantu mengembangkan kebudayaan Betawi sehingga menjadi destinasi wisata unggulan di DKI Jakarta hingga terkenal ke dunia internasional.
Menurutnya, potensi yang kami miliki dapat dengan mudah dikembangkan, karena masyarakat sudah terlatih akan budaya Betawi seperti tari khas Betawi, drama lenong, dan lainnya. Juga akses infrastruktur yang baik seperti banyaknya industri pariwisata, seperti hotel-hotel, gedung pertemuan besar, dan wilayah kami cukup dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. “Selain itu, potensi pemberdayaan masyarakat lokal akan kerajinan tangannya maupun kuliner yang memiliki cita rasa tersendiri khas Betawi,” ujarnya.
Lanjut Alfalast menambahkan, pihaknya berkeinginan membangun kampung Betawi dan mungkin sejenis Pasar Namdaemun yang terkenal di Korea Selatan. Yang manfaatnya untuk masyarakat yaitu melestarikan budaya Betawi, membentuk karakter, dan membantu berkembangnya perekonomian kemasyarakatan.
“Moga-moga dengan pertemuan ini, kami dapat diberikan kisi-kisi untuk ke depannya bisa masuk dalam nominasi memperoleh bantuan dari SMG. Kemudian kami juga sangat senang apabila dapat diundang SMG untuk melihat langsung di sana, bagaimana Korea Selatan bisa menjaga budayanya dan menjadi destinasi wisata internasional,” imbuhnya.
Selanjutnya, kata Alfalast, dalam pertemuan ini juga ada presentasi dari tim kami yaitu, Ghurabillah sebagai tokoh Betawi, dan materinya dapat dilihat dalam print out yang sudah kami bagikan. “Dalam melestarikan budaya Betawi, salah satunya membentuk karakter masyarakat dan membantu berkembangnya perekonomian kemasyarakatan dengan harapan perkampungan model itu menjadi destinasi wisata untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat seperti pertunjukan budaya, pasar kuliner dan sekaligus membentuk karakter budaya,” bebernya.
Ketua RW 06 Kebon Kosong Ghurabillah yang disapa akrab Bibing menambahkan, program yang diajukan Kelurahan Kebon Kosong untuk pengembangan dan menghidupkan kembali budaya Betawi dalam pemanfaatan area di Kemayoran untuk membuat cultural hub. “Memang kami ingin menghidupkan, dalam mempertahankan, pengembangan budaya Betawi supaya tetap berwarna di era kemajuan media sosial menuju kota global,” paparnya.
Selain itu, kata Bibing, dalam kesempatan kunjungan, delegasi SMG diajak berkeliling ke Kampung Eduwisata Bhineka, untuk melihat tanaman obat keluarga (toga), kemudian melakukan panen ikan lele, dan sayuran kemangi, cabai serta mencoba bunga rosella dan telang. “Delegasi SMG juga melihat kawasan Kebon Kosong, Kemayoran seperti patung Ondel-Ondel Jalan Benyamien Sueb maupun lokasi rencana perkampungan Betawi model terletak di Jalan Angkasa Blok B2 dan B3,” pungkasnya..
Sebelumnya, pasukan oranye Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Kemayoran berkolaborasi bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) melakukan pembilasan dan pembersihan di lokasi area Kampung Eduwisata Bhineka Kebon Kosong, Kemayoran, Jakpus dikomamdoi Kasatpel LH Kecamatan Kemayoran Eka Sudarmadji, sehingga nyaman dikunjungi delegasi SMG Korea Selatan. (*/van)








Komentar