POSKOTA.CO – Berlangsung eksklusif dan komunikatif. Ini kegiatan yang patut diacungkan jempol jajaran Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat yang bertemakan “Serap Aspirasi Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat dalam Membangun Komunikasi untuk Percepatan Realisasi Usulan Langsung serta Penataan Lingkungan melalui Pembangunan”.
Warga masyarakat Kecamatan Cempaka Putih menyampaikan aspirasi soal permasalahan lingkungan pada kegiatan Serap Aspirasi Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat berlangsung di aula ruang serbaguna lantai IV kantor Kecamatan Cempaka Putih, Kompleks Perkantoran Rawa Kerbau, Cempaka Putih, Selasa (22/3/2022).
Beraneka ragam usulan aspirasi dari para RW dan LMK dilontarkan dalam kegiatan ini di antaranya, seperti honor, pembuatan jembatan penyeberangan orang (JPO) di atas Kali Utan Kayu, penopingan pohon dan lain-lain.
Sementara itu, lima Dekot Jakarta Pusat yang hadir mendengarkan aspirasi warga masyarakat Kecamatan Cempaka Putih di antaranya, Wakil Dekot Jakarta Pusat Nasirman Chaniago, Bayu Sudarmadji, Sanusi, Dadang Suherman dan Rohiman didampingi Kasubag Bina Pemerintahan Setko Administrasi Jakarta Pusat Fachruddin, Camat Cempaka Putih Andri Ferdian dan para lurah se-Kecamatan Cempaka Putih ini secara edukatif dan humanis dalam menampung aspirasi masyarakat yang langsung berdialog dengan pembahasan serius tapi diwarnai keceriaan dengan senyum kekeluargaan.
Bayu Sudarmadji mengutarakan, kegiatan serap aspirasi dengan elemen lembaga kemasyarakatan Kecamatan Cempaka Putih diikuti, para ketua RW, LMK, karang taruna, kader PKK, FKDM dan warga masyarakat. Sedangkan, dari unsur pemerintah, tambah Bayu Sudarmadi, menghadirkan Aparat Sipil Negara (ASN), para kasatpel, kasi dan kasektor tingkat kecamatan.
Menurutnya, kegiatan Serap Aspirasi Dekot Jakarta Pusat memang harus keren dan berkualitas karena ada komunikasi dan edukasi dalam berdialog tentang bermacam usulan aspirasi. “Jadi kami sebagai penyambung aspirasi warga masyarakat untuk mendorong asiprasinya kepada sektroal terkait,” ungkap Bayu Sudarmadji.
Selanjutnya Bayu mengatakan, kegiatan Serap Aspirasi Dekot berbeda dengan kuker atau reses anggota DPRD DKI Jakarta yang mengurus skala kecil seperti, selokan/got mampet dan jalan rusak atau berlubang. “Nah semestinya yang ditindaklanjuti reses DPRD DKI tingkatan harus lebih tinggi lagi karena usulan selokan mampet dan jalan rusak tugas itu menjadi kegiatan rutin. Seharusnya yang lebih berbobot dan bermanfaat,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Cempaka Putih Andri Ferdian menambahkan, kegiatan Serap Aspirasi Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat yang bertemakan “Membangun Komunikasi untuk Percepatan Realisasi Usulan Langsung serta Penataan Lingkungan melalui Pembangunan” ini sangat bermanfaat karena terjalin komunikatif dan edukatif dalam mendorong pembahasan usulan warga masyarakat ke sektoral tingkat kota Jakarta Pusat. “Kami apresiasi kegiatan Serap Aspirasi Dekot Jakarta Pusat karena sangat membantu dalam mendorong usulan warga masyarakat,” ujarnya sambil menutup kegiatan ini dengan doa bersama. (*/van)







Komentar