oleh

Cegah Kerumunan, Pasar Jangkrik Matraman Berlakukan Ganjil Genap

POSKOTA. CO  – Demi mengendalikan kerumunan warga menjelang Idul Fitri 1442 H, jajaran kelurahan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, membuat peraturan baru.

Di mana mereka memberlakukan sistem ganjil genap bagi para pedagang Pasar Jangkrik selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Lurah Pisangan Baru, Tuti Sugihastuti mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk mencegah kerumunan warga di Pasar Jangkrik. Dimana pihaknya memberlakukan sistem ganjil genap bagi pedagang yang ada di lokasi tersebut.

“Dengan sedikitnya pedagang yang berjualan, diharapkan bisa mencegah masyarakat yang datang ke pasar,” katanya, Jumat 7 Mei 2021.

Tuti mengatakan, di Pasar Jangkrik sendiri terdapat 200 kios dalam daftar lokasi sementara (Loksem) JT 03 dan Loksem JT 04. Pihaknya pun sudah memberikan nomor pemberlakuan sistem ganjil genap dan juga sudah disepakati para pedagang.

“Langkah ini sebagai pencegahan dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga dari ancaman virus corona,” ujarnya.

Menurutnya, sistem ganjil genap bagi pedagang dalam mengendalikan kerumunan itu juga menindaklanjuti perintah tugas Walikota Jakarta Timur Nomor 1182/-1.757 tentang Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No.2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

“Nantinya, bersama petugas gabungan tiap pagi dan sore setiap harinya terus lakukan pengawasan, intinya ini demi keselamatan kesehatan bersama,” ungkapnya.

Dijelaskan Tuti, sistem ganjil genap yang diberlakukan bekerja sesuai dengan nomor kios para pedagang dan dibagi 4 waktu. Diantaranya, kios nomor ganjil beroperasi tanggal ganjil dan beroperasi pukul 06.00 WIB dan kios bernomor genap tanggal ganjil dengan waktu operasi pukul 10.00 WIB.

Sedangkan, kios bernomor ganjil beroperasi tanggal genap beroperasi pukul 10.00 WIB dan di nomor kios genap tanggal genap beroperasi pukul 06.00 WIB.

“Sistem itu sebagai upaya membatasi jumlah pedagang serta interaksi dengan para pembeli. Intinya kita inginkan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, terutama kesehatannya,” ujarnya. (ale/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *