oleh

Berpotensi Menilmbulkan Keributan, 65 Pelajar Jakarta Diamankan di Bogor

POSKOTA. CO – Sebanyak 65 pelajar setingkat SMK asal Jakarta tengah malam jelang subuh Sabtu (1/10/2022) ditangkap polisi di dekat pabrik kulit di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Sambil menenteng senjata tajam jenis clurit, puluhan pelajar SMK Budi Murni, yang berasal dari DKI Jakarta yang masih memakai seragam sekolah saat ditangkap mengaku, mereka hendak bersilaturahmi ke salah satu SMK di Cibinong.

Para pelajar ini tertangkap dalam operasi skala besar yang melibatkan Polres Bogor, Kodim 0621 dan Satpol PP Kabupaten Bogor. Patroli gabungan skala besar ini menyisir wilayah Leuwiliang hingga Parung dan Cibinong.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, dari hasil patroli gabungan skala besar tersebut, ada 65 pelajar diamankan petugas gabungan, dimana 63 pelajar merupakan siswa SMK Budi Murni, yang berasal dari DKI Jakarta.

Mereka diamankan, karena dianggap berpotensi menimbulkan keonaran, karena dari salah seorang pelajar. Kepolisian mengamankan sebilah senjata tajam jenis celurit.

Kapolres

“Sabtu dini hari, dari giat patroli gabungan skala besar, kami mengamankan 65 pelajar, 63 merupakan siswa SMK Budi Murni Jakarta dan 2 siswa SMK Insan Kreatif, Cibinong, Kabupaten Bogor,” kata Kapolres Bogor, AKBP Iman kepada wartawan.

Orang nomor satu di jajaran kepolisian Kabupaten Bogor ini menegaskan, diamankannya para pelajar pada malam atau dini hari untuk mengurangi timbulnya keresahan dan keonaran.

“Para pelajar ini kami amankan untuk selanjutnya dibina, seperti kalau dia ummat muslim maka akan kamu suruh mengaji hingga pagi hari. Sedangkan satu orang pelajar yang terbukti membawa senjata tajam akan menjalani pemeriksaan,” tutur AKBP Iman Imanudin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, puluhan pelajar ini naik kereta dari Jakarta ke Bogor ingin bersilaturrahmi ke rumah temannya. Namun waktunya tidak tepat, apalagi dilakukan di malam hari dan membawa senjata tajam clurit.

“Mereka datang ke Cibinong dari Jakarta dengan menggunakan kereta. Masih pakai seragam. Waktunya malam hari,” ujar AKBP Iman dilokasi penangkapan. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *