BOGOR – Apel siaga tanggap bencana tahun 2025 digelar di lapangan Mapolresta Bogor Kota di Jalan Kapten Muslihat, Rabu, 5 November 2025.
Apel gabungan Forkompinda Kota Bogor ini dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam di musim penghujan serta meningkatkan kesiapsiagaan lintas instansi.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, bertindak sebagai pemimpin upacara. Ia didampingi Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, dan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo.
Sebanyak 620 personel gabungan yang terlibat dalam kesiapsiagaan bencana ini berasal dari Polresta Bogor Kota, Kodim 0606 Kota Bogor, serta unsur pemerintah daerah seperti BPBD, Satpol PP, Dishub, Damkar, Tagana, dan dinas terkait lainnya, termasuk para Ketua Kelurahan Tangguh Bencana dan para camat se-Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie mengatakan, pentingnya sinergitas dan kesiapan seluruh unsur Forkopimda dalam menghadapi potensi bencana.
“Ini lagi musim hujan dan angin kencang. Tingginya curah hujan dan kondisi geografis Kota Bogor yang rawan longsor serta banjir, kami sepakat bentuk tim bencana,” kata Dedie.
Usai pelaksanaan apel, para pejabat Forkopimda melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, meliputi kendaraan taktis, perahu karet, perlengkapan evakuasi, hingga dapur umum lapangan, sebagai bentuk kesiapan operasional menghadapi kondisi darurat.
Kapolresta Kombes Eko Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polresta Bogor Kota bersama unsur Forkopimda dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat.
“Kami siap bersinergi dalam menghadapi setiap potensi bencana di wilayah Kota Bogor. Kesiapsiagaan menjadi kunci utama agar kita dapat memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat,” kata Kombes Eko Prasetyo. (yopy/jo)







Komentar