
POSKOTA.CO – Daripada bermeditasi pada semua hal fana ini, seperti uang, kemasyhuran, dan kesenangan duniawi yang bersifat sementara, kita ubah saja menjadi meditasi pada Tuhan, dan kemudian semua lainnya akan datang, bahkan wanita cantik juga akan datang, (gelak tawa), uang, dan semuanya.
Saya tidak datang kepada Tuhan karena uang atau kemasyhuran. Tapi, karena saya sangat berkonsentrasi kepada Tuhan, Dia memberi saya segalanya, dan itulah bukti dari konsentrasi saya, itulah bukti dari bakti saya kepada Tuhan, dan itulah bukti untuk kalian dan semua orang lainnya. Kalian tahu: Carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Uang yang saya peroleh, itu seperti datang dari surga. Saya bahkan tidak bekerja banyak.
Orang-orang di luar terkadang bekerja banyak dan tidak memperoleh uang sebanyak itu. Saya tak bisa menghabiskan semua ini untuk diri sendiri. Saya berikan kepada orang lain, atau terkadang membeli beberapa Center untuk tempat bermeditasi bersama. Itu tergantung pada apa yang diminta pada saat itu.
Jadi, sungguh, jika kita selalu membaktikan hidup kita dan mengonsentrasikan cinta kita kepada Tuhan, semua yang kita butuhkan akan datang. Semua, segala-galanya, tanpa berupaya. Saya tidak berupaya. Kalian tahu berapa lama saya perlukan untuk membuat sebuah lukisan, atau berapa lama saya perlukan untuk merancang pakaian? Semuanya datang karena saya tak pedulikan hal-hal ini. Saya hanya pedulikan Tuhan dan kemudian segala sesuatu adalah milik Tuhan. Jika saya pedulikan Tuhan, segala sesuatu adalah milik saya juga, sangat simpel dan logis.

Apa kalian ingat cerita tentang seorang raja di India? Ketika dia memberikan semua miliknya kepada orang-orang, mereka bisa datang dan mengambil apa pun yang mereka inginkan. Semua orang datang dan mengambil ini dan mereka takjub dengan lampu-lampu, dan mengambil perhiasan. Ada orang yang mencoba pakaian mereka; dan ada orang yang mengambil peralatan makan, tempayan perak atau emas, apa-apa yang seperti itu.
Semua orang merasa sangat gembira mengambil sesuatu yang sesuai dengan selera mereka, dan mereka berpikir bahwa milik mereka sangat indah dan harta berharga dari raja. Tapi, mereka hanya mendapatkan satu atau dua benda dari seluruh milik raja, tapi tidak semua. Seorang gadis, dia datang langsung kepada raja dan bertanya, “Saya menginginkan Anda.” Dan semuanya menjadi milik dia – seluruh kerajaan dan juga sang raja.
Hal yang sama terjadi pada diri kita jika kita hanya menginginkan Tuhan dan tiada yang lainnya; semua lainnya akan menjadi milik kita, pasti, seratus persen. Saya adalah bukti hidup. Saya selalu bahagia karena Tuhan selalu menjaga saya, Dia tak pernah mengabaikan kebutuhan saya, apa pun yang saya pikir saya butuhkan, saya akan dapatkan. (bersambung)







Komentar