oleh

Kontes Robot Indonesia 2020, Institut Teknologi Sepuluh November Juara Umum

-Kampus-59 views

POSKOTA.CO-Melalui berbagai adaptasi yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) telah sukses menyelenggarakan Kontes Robot Indonesia (KRI) Tahun 2020 melalui dalam jaringan (daring). Institut Teknologi Sepuluh Nopember berhasil menjadi juara umum pada KRI tahun 2020 ini yang digelar pada 16-22 November 2020.

“Teknologi robotika menjadi suatu terobosan baru yang menunjukkan majunya peradaban manusia. Saya berharap kontes robot ini menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk menyalurkan gagasan, kreativitas dan inovasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan dan tantangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim  saat menutup KRI tahun 2020 melalui video virtual di Bandung.

Menurut Nadiem, pihaknya  menyampaikan rasa bangga  dan mengucapkan selamat kepada para mahasiwa yang telah berhasil merancang dan menyelesaikan robotnya. Mereka diminta tidak cepat puas diri, harus tetap  semangat berkarya dan berkontribusi dalam mewujudkan SDM (sumber daya manusia,-) unggul bagi bangsa Indonesia.

Perkembangan robot diyakini nantinya akan betul-betul membantu membangun kehidupan manusia. “Misalnya kategori kontes robot Seni Tari Indonesia. Tidak terbayangkan sebelumnya robot bisa berkontribusi dalam melestarikan kebudayaan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris ITB Wijaya Martokusumo mengungkapkan, penyelenggaran KRI tahun ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dan pendidikan tinggi dalam mengembangkan SDM sebagai wujud implementasi visi Indonesia maju. “Munculnya berbagai produk robotika ini telah menunjukkan perubahan yang signifikan bagi mahasiswa menuju pribadi yang fleksibel dan adaptif dalam mengikuti perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat,” ujarnya.

Wijaya mengapresiasi para juara dan tetap memberi semangat kepada para peserta yang belum menjadi juara. “Selamat atas kerja kerasnya. Usaha kalian telah terbayarkan dengan capaian yang luar biasa. Bagi yang belum juara, kalian semua tetap hebat dan juga luar biasa. Menjadi peserta dalam KRI ini merupakan impian dan cita-cita banyak mahasiswa. Teruslah berkarya dan berinovasi untuk bisa berkompetisi pada kompetisi selanjutnya,” ungkap Wijaya.

Sementara itu Plt. Kepala Puspresnas, Kemendikbud, Asep Sukmayadi menyatakan  ajang ini dirancang agar di masa pandemi ini para mahasiswa tetap bisa inovatif dan kreatif. “Ajang ini juga memberikan kesempatan untuk tetap punya ciri sebagai generasi yang tangguh untuk tetap mencipta dengan kemampuan kreatifitasnya dan tentu saja memberikan pengalaman yang berharga untuk menjadi pemimpin-pemimpin di bidang robotika,” tutur Asep.

KRI Tahun 2020 diikuti oleh 150 tim dari 68 perguruan tinggi dengan mempertandingkan enam divisi, yaitu Kontes Robot Pemadam Api Indonesia, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Humanoid, Kontes Robot Seni Tari Indonesia, Kontes Robot Tematik Indonesia, dan Kontes Robot Abu Indonesia. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *