oleh

Video Sempat Viral di Medsos, Pria Pengedar Narkoba Ditangkap Warga Dramaga Kini Ditahan di Polres Bogor

BOGOR – Pria diduga sebagai pengedar narkoba ditangkap massa ketika sedang menunggu pembeli di Kampung Cibeureum,  Dramaga, Kabupaten Bogor. Setelah diamankan, warga membuat video lalu mengupload ke media sosial sehingga viral.

Polisi lalu bertindak atas viralnya video di medsos terkait penangkapan pelaku penyalahgunaan narkotika.

Berita viral ini menggambarkan seorang laki-laki berinisial ES (32), warga Jakarta diamankan pada Senin, (3/6/2024) sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku ES, yang bekerja sebagai buruh harian lepas dan tinggal di Kampung Jadipa,  Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, diduga telah melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan obat-obatan terlarang.

Kapolsek Dramaga AKP Hartanto mengatakan, penangkapan pelaku bermula ketika piket Reskrim menerima informasi dari masyarakat bahwa ES telah diamankan oleh warga setempat di Kampung Cibeureum Sinarsari, Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

“Ia diamankan warga, karena dicurigai telah terjadi penguasaan dan penjualan barang terlarang narkotika,” kata Kapolsek kepada wartawan, Rabu (5/6). Polisi yang tiba di lokasi, lalu mengamankan pelaku. Guna menguatkan tuduhan warga, polisi meminta keterangan M. Amar Firdaus.

Saksi Amir Firdaus mengatakan, pelaku ES  ditangkap saat sedang nongkrong, tapi gerak-geriknya yang mencurigakan sehingga disamperi warga.

“Dalam penggeledahan yang dilakukan di lokasi, ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu dalam plastik bening kecil, 20 butir pil merk Tramadol, 43 butir Aprazolam, 5 butir Atarak Aprazolam, satu unit sepeda motor merk Honda Beat Street warna hitam tanpa nomor polisi, dan satu buah HP merk Vivo warna jingga, dan sebilah golok,” paparnya.

Kapolsek menjelaskan bahwa warga meyakini semua barang tersebut diduga milik ES dan diserahkan kepada polisi. “Pelaku yang kini sudah di serahkan kepada Satuan Narkoba Polres Bogor, masih menjalani pemeriksaan,” pungkasnya. (yopi/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *