oleh

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Mantan Kepala SMKN 1 Luragung

POSKOTA.CO – Sidang lanjutan dugaan tindak pidana korupsi (TPK) yang sudah menyeret terdakwa, MR mantan Kepala SMKN 1 Luragung Kabupaten Kuningan Jawa Barat, kembali telah digelar pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jawa Barat di Bandung, dengan agenda pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi.

Demikian dikemukakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardhi Haryoputranto, SH,MH, ketika dikonfirmasi Poskota.co melalui telepon selulernya, Kamis (22/4/2021).

Menurutnya, sidang lanjutan dugaan TPK anggaran biaya operasional sekolah (BOS) pusat dan provinsi, dana sumbangan pendidikan (DSP) tahun 2014/2015 yang menelan kerugian negara Rp. 290.429.226.(dua ratus sembilan puluh juta empat ratus dua puluh sembilan ribu dua ratus dua puluh enam rupiah) itu, masih dilaksanakan pemeriksaan terhadap para saksi.

Ardhi merinci, ketujuh saksi dalam sidang lanjutan lalu yakni, Dadang, Jaenudin, Fajar dan Yayan.
“Diperiksa juga saksi lainnya, Andri, Rohin serta Iwan dengan jumlah saksi yang dihadirkan sebanyak tujuh orang,”terangnya.

Kasipidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuningan ini menyebut, majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara dimaksud, T Benny Eko, SH MH, Femina, SH MH dan Fernando, SH.
“Untuk JPU saya didampingi rekan tim, Yana Yusuf, SH, sedangkan pihak terdakwa bersama penasehat hukumnya, Haris, SH.”jelas Ardhi.

Diungkapkannya, dalam sidang yang terbuka untuk umum itu, puluhan pengunjung turut hadir menyaksikan.
“Sidang yang dibuka jam 8.30. WIB sampai selesai berjalan tertib dan lancar,”ucapnya.

Pada saat pemeriksaan terhadap sejumlah saksi sambung Ardhi, terdakwa MR menyatakan keberatan atas keterangan para saksi tersebut.
“Majelis Hakim akhirnya menunda sidang dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (28/4/2021) mendatang masih agenda pembuktian untuk pemeriksaan saksi-saksi,”pungkasnya. [cep/sir]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *