oleh

Polsek Jatiuwung Selidiki Aksi Gangster yang Lukai ABG di Tangerang

POSKOTA.CO-Polsek Jatiuwung masih menyelidiki aksi kriminalitas jalanan oleh sekelompok remaja yang diduga gengster terhadap Febriyana. Gadis 14 tahun itu mengalami luka akibat sabetan clurit di pipi kanannya.

“Masih diselidiki, info selanjutnya nanti kami kabari,” kata Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariyono saat dikonfirmasi, Senin (6/12/2021).

Lebih jauh, Zazali membantah jika lokasi peristiwa buruk yang dialami putri pertama pasangan Beni Benyamin-Sutihat terjadi di kolong Fly Over Tip Top, Jalan Gatot Subroto, Kota Tangerang. Namun saat ditanya, Zazali enggan menjelaskan lokasi kejadian yang sebenarnya.

“Kejadian betul, tapi TKP (Tempat Kejadian Perkara) Hoaks. Korban pun sudah dimintai keterangan di rumah sakit dan menyebutkan lokasi TKP sebenarnya,” ungkapnya.

Hingga saat ini, kata Zazali, anggotanya tengah mencari pria misterius yang menjemput korban. Pria yang disebut-sebut bernama Malik itu belakangan diketahui merupakan teman kekasih korban.

“Dia (Malik) ini masih kita cari. Dia pernah kita amankan karena provokator tawuran di medsos. Nah dia ini teman kekasih korban, dia yang menjemput korban, ujarnya.

Dari informasi yang diperoleh berdasarkan keterangan ibu korban, Sutihat, gadis 14 tahun itu dijemput seseorang pria bernama Malik ketika sedang menginap di rumah tetangganya. Korban lalu pamit keluar rumah dengan alasan mencari makan di luar.

Malik kemudian membonceng Febriyana. Keduanya lalu diserang oleh gerombolan pemuda bersepeda motor yang membawa senjata tajam.

Febriyana kemudian dilukai pelaku menggunakan celurit. Oleh rekan prianya itu, korban kemudian dibawa pulang ke rumah.

“Tiba-tiba pulang udah keadaan luka baju penuh darah. Malik ngasih kabar kalau si Febry ini kena bacok gengster pas lagi cari makan,” ungkapnya sembari berharap polisi segera menangkap pelaku yang tega melukai anaknya tersebut. (Imam Tompi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *