oleh

Penyerangan Kantor Adira Karawang Berawal dari Penyitaan Kendaraan

POSKOTA.CO – Sejumlah orang dinyatakan masuk DPO (daftar pencarian orang) dalam kasus penyerangan Kantor Adira Finance Karawang. “14 orang diamankan, setelah diperiksa 3 orang jadi tersangka,” kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono kepada wartawan dalam jumpa pers di Mapolres Karawang, Jumat (17/9/2021).

Ketiga tersangka diantaranya IS, IR dan TK. Menurut Aldi, IS menghasut teman-temannya untuk menyerang kantor Adira Finance.

Alasannya, pihak Adira Finance telah sita motor cicilan miik kerabatnya. Kemudian ia juga mengungkapkan adanya hasutan akan ada penyerangan dari kelompok tertentu.

Sedangkan IR diduga merusak dan melempari kantor Adira dan hotel dengan batu. Tersangka lainnya TK kedapatan membawa senjata tajam saat diamankan oleh petugas, lalu setelah dilakukan penggeledahan ditemukan juga senapan angin dan softgun.

AKBP Aldi Subartono menyebutkan, tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka bakal bertambah. Sebab, masih ada pelaku yang kabur dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). “Kami minta untuk mereka kooperatif menyerahkan diri. Karena sudah identifikasi nama-namanya,” katanya.

Para tersangka dijerat pasal berbeda sesuai perannya masing-masing. Tersangka IS dijerat Pasal 160 KUHPidana dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun, tersangka IR dijerat pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, dan tersangka TK dijerat UU Darurat ancaman hukumannya 10 tahun penjara. (oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *